amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Covid19 masih menjadi momok bagi dunia hingga saat ini. Tak terkecuali pengacara KPU Ali Nurdin yang sempat mengalami masa-masa terberatnya berjuang melawan Covid19. Ia pun membagikan tips uniknya untuk sembuh.
“Saya terkena Covid tanggal 5 Juli 2021, saat itu kondisi Jawa Barat sedang darurat, dimana okupansi bed khusus Covid sudah mencapai hampir 100 persen, selain itu oksigen pada saat itu sedang langka,” kata Nurdin.
Pada masa kritisnya Ali Nurdin sempat mengalami saturasi oksigen hanya 88, sementara ketersediaan oksigen sedang kosong.
“Saya terbayang akan kematian pada saat itu, Saya takut sekali, namun tiba-tiba Saya teringat pelajaran pencak silat waktu Saya kecil dulu,” katanya.
Dengan segala keterbatasan dan susah payah Ia mulai mempraktekkan gerakan-gerakan silat yang oleh dirinya disebut “silat kampung”, tidak ada jurus khusus, hanya gerakan tangan seperti tai chi dan mengatur pernafasan.
Perlahan saturasi oksigennya mulai naik dan ia mampu bertahan sampai pasokan dari rumah sakit kembali normal.
Sudah minggu kedua sejak pertama kali Ia menderita Covid, dalam masa pemulihannya Ali Nurdin tetap rutin berlatih silat di tempat perawatannya di Rumah Sakit Imanuel Bandung.
“Silat itu saya jadikan simbol melawan covid, karena dalam silat ada ilmu olah gerak dan nafas yg efektif melawan covid,” ungkapnya.
Banyak penderita covid yang mentalnya terlanjur “down” sehingga pernafasannya menjadi tidak teratur dan hanya menggantungkan diri pada obat-obatan.
Banyak pasien yang meninggal karena kekurangan oksigen, sementara dalam kondisi saat ini oksigen kadang langka. Selain proning, gerakan silat ini bisa membantu mengembalikan saturasi oksigen pada tingkat aman.
“Saya ingin mengingatkan lagi untuk teman-teman bahwa untuk melawan covid kita sudah memiliki salah satu solusi budaya untuk melawannya yaitu pencak silat,” ujarnya. (ben/red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…