amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Capaian Vaksinasi di Provinsi Banten untuk tahap pertama baru mencapai 45 persen. Hal tersebut lantaran distribusi vaksin dari pemerintah pusat yang dinilai kurang maksimal.
Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy mengatakan, berdasarkan update data terakhir mengenai vaksinasi, untuk vaksin tahap pertama saat ini baru mencapai 45 persen.
“Yang pertama kota sudah mencapai 45 Persen, sementara untuk vaksinasi tahap ke dua kita baru 23 persen,” katanya, Rabu (22/9/2021).
Masih belum maksimalnya capaian vaksinasi, lanjut Andika, disebabkan lantaran distribusi vaksin dari pemerintah pusat yang terbatas.
“Target kita kan 9 Juta, kita baru di drop kurang lebih 8 juta setengah, jadi kita percepat apabila distribusi dari pemerintah pusat telah masuk di Provinsi Banten,” jelasnya.
Menurutnya, pihaknya ingin segera untuk merampungkan target vaksinasi di banten yang mencapai 70 persen untuk segera menciptakan heard imuniti. Kendati demikian kondisi distribusi dari pemerintah pusat terbatas.
“Kemarin ada pak presiden datang ke banten, kita usulkan seharusnya prioritas itu bukan hanya di DKI Jakarta, tetapi juga wilayah penyangganya juga harus di prioritaskan,” jelasnya.
Menurutnya, daerah penyangga seharusnya juga diberikan jatah yang sama dengan DKI Jakarta. Hal itu lantaran banyak warga ibukota yang juga tinggal di daerah-daerah penyangga.
“Misalnya di DKI Jakarta 5 juta, wilayah penyangga juga dikasih 5 juta juga. Jangan sampai jakarta target vaksin nya selesai sendiri,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…