amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Seorang tenaga kerja wanita (TKW) bernama Juriyah asal Kampung Pegandikan, Desa Pegandikan, Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang menangis pilu menceritakan nasibnya bekerja di Riyad, Arab Saudi.
Dengan berderai air mata ia menangis menceritakan tindakan yang ia terima dari majikannya dan ingin pulang ke Indonesia.
Dari video amatir yang beredar, ia menangis pilu menceritakan tindakan yang ia terima selama dua tahun bekerja di Riyad, Arab Saudi. Ia meminta tolong agar dapat dipulangkan ke rumah keluarganya karena sudah tidak tahan mendapatkan perlakuan dari majikannya.
Dari video terlihat ia tengah tidur di didalam sebuah ruangan yang merupakan gudang. Ia pun mengaku tidak apa-apa tidak mendapatkan gaji asalkan dirinya dapat dipulangkan ke Indonesia.
Kaka ipar Juriyah, Rospitasari menjelaskan jika Juriyah telah bekerja selama lebih dari 2 tahun lama nya di Arab Saudi. Ia meminta pulang lantaran sejak awal bekerja di Arab Saudi sampai dengan saat ini selalu tidur di gudang.
“Berdasarkan keterangan dari suaminya, dari awal bekerja sampai dengan saat ini dia selalu tidur di gudang,” katanya, Rabu (3/8/2022).
Selain tindakan tersebut, Juriah juga mendapatkan pemukulan dari sang majikan. Tak tahan dengan tindakan yang diterima dari sang majikan, ia membuat video agar dapat segera mendapatkan bantuan dan dipulangkan.
“Sebelumnya belum pernah mendapatkan pemukulan, namun saat sudah 2 tahun bekerja dan Juriyah meminta pulang, tenaga kerja wanita itu mendapatkan pemukulan dari majikannya,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan keluarga, kontrak Juriyah seharusnya sudah dipulangkan setelah 2 tahun bekerja, namun sampai dengan saat ini tidak ada pemulangan. (Arr)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…