amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGSEL – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengajak masyarakat untuk menangani dan mengelola sampah mulai dari rumah.
“Bapak ibu jumlah penduduk di Tangsel itu sudah mencapai kurang lebih 1,4 juta dan dari angka itu masing-masing akan produksi sampah,” ucap Benyamin saat menghadiri Tasyakuran Pilsadar Gemar Pubertas (Pilah Minimkan Sampah dari Rumah, Gerakan Massal, Pungut Bersih Tangani Sampah), di Kelurahan Benda Baru, Minggu (9/7/2023).
Produksi sampah yang besar kata Benyamin, perlu penanganan bersama dengan seluruh elemen masyarakat.
“Dari sisi pemerintah telah bekerja sama dengan TPA Cilowong yang ada di Serang, selain yang ada di Cipeucang. Tapi di Cilowong ya tentunya tidak bisa banyak,” terangnya.
Sehingga sisa sampah yang ada dibutuhkan pengolahan sampah yang kreatif. Termasuk Pilsadar Gemar Pubertas ini merupakan ikhtiar bersama dalam mengatasi permasalah sampah.
“Mari kita tangani sampah dari rumah masing-masing,” ucapnya.
Karena paling banyak saat ini sampah berasal dari rumah tangga. Hampir 60 persen sampah berasal dari rumah tangga tersebut.
“Saya ingin ke depan dalam kerangka membangun kota sehat, setiap harinya sekitar 20-30% sampah dimusnahkan di Kelurahan masing-masing dengan cara Reduce, Reuse, Recycle. Masyarakat dapat memanfaatkan sampah tersebut dengan cara diolah kembali,” ujarnya.
Oleh karenanya, hal ini akan dijadikan ajang perlombaan oleh Wali Kota Benyamin, dimana bagi Kelurahan yang banyak mengeliminasi sampah akan diberikan hadiah menarik.
“Jadi yang dibutuhkan adalah peran serta masyarakat, pegiat lingkungan, aktivis dan sebagainya dalam menangani soal sampah,” tutupnya. (Adv)
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…