amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Ribuan warga mengamuk di Kantor Desa Carenang, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Jumat (15/05/20). Warga protes terkait penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial.
Warga meluapkan emosinya dengan mengacak-acak sejumlah peralatan yang ada di dalam kantor desa. Kemudian, warga juga membakar sofa di halaman kantor desa.
Kepala Desa Carenang, Kecamatan Kopo Afendi membenarkan isiden itu. Kejadian itu terjadi sebelum Jumatan. Kata dia, warga kesal karena tidak mendapatkan bantuan dari Kemensos.
Ia menceritakan, sebelumnya pihaknya meminta seluruh RT/RW melakukan pendataan warga yang terdampak Covid-19. Itu sesuai dengan instruksi dari pemerintah. Kemudian, data menunjukan ada 1.447 warga yang terdampak.
Namun, begitu bantuan dari Kemensos cair, hanya 53 warga saja yang mendapatkan bantuan. Sementara, warga lainnya tidak mendapatkan bantuan. “Warga protes karena tidak mendapatkan bantuan,” katanya.
Ia mengatakan, dari penerima 53 warga tersebut, beberapa di antaranya ada yang sudah meninggal dunia. Pihaknya curiga data yang digunakan Kemensos merupakan data pada 2014. “Kami berharap data yang terbaru yang kami data yang digunakan,” ujarnya. (Sir)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…