Produk UMKM di Kota Serang Bebas Formalin

Serang,- Pemerintah Kota Serang memastikan jika produk-produk UMKM di Kota Serang telah bebas dari bahan pengawet. Hal tersebut berdasarkan hasil penelitian dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten.
Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, jika produk-produk tahu dan bakso sebelumnya sering kali diawetkan oleh oknum-oknum nakal dengan menggunakan formalin. “Dulu produk tahu ini banyak formalin,” ujarnya kepada awak media, usai menerima kunjungan kerja dari BPOM Provinsi Banten, Selasa (20/10/20).
Namun, lanjut Syafrudin, berdasarkan hasil penelitian yang telah disampaikan BPOM, produk-produk UMKM lokal Kota Serang seperti Bakso dan Tahu, saat ini telah terhindari dari zat-zat berbahaya seperti formalin.
“Alhamdulillah menurut penelitian badan POM di Kota Serang ini produk tahu itu sudah bebas formalin,” jelasnya.
Selain sudah terhindar dari bahan pengawet Formalin, di Kota Serang juga sudah tidak ada penjual obat-obatan berbahaya yang beredar di toko kosmetik
“Alhamdulillah di Kota Serang ini sudah habis, sudah tidak ada lagi obat-obat yang ada di toko kosmetik, sekarang terus dalam pengawasan,” sambungnya
Lebih lanjut, Syafrudin mengatakan untuk memastikan makanan terhindar dari Formalin dan maraknya penjualan obat di toko kosmetik, POM akan membuat MoU dengan Pemkot Serang.
“Kami menyambut baik pengawasan obat dan makanan ini, apalagi lokasi kantor BPOM itu kan ada di Kota Serang. Kami berharap, pengawasannya di perketat di Kota Serang, baik itu obat ataupun makanan yang diproduksi oleh UMKM,” pungkasnya.
Sementara itu, PLT Kepala BPOM Provinsi Banten, Lintang Purba Jaya mengungkapkan jika upaya MoU yang dilakukan dengan Pemda merupakan bagian dari program pendampingan. “Nanti kedepannya pemda bisa mandiri melakukan pengawasan, makin banyak pengawasannya,” pungkasnya.









