amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG, – Permintaan layanan antar jemput buku yang diberikan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan meningkat. Hal itu dikarenakan penutupan sementara Perpustakaan Kota Serang hingga tanggal 28 Juli 2021 karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Serang.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Serang, Wahyu Nurjamil mengatakan, secara fisik pelayanan perpustakaan di Kota Serang ditutup sementara mengikuti peraturan dari PPKM Darurat. Selain itu, pelayanan lainnya yang ada di DPK juga ikut diberhentikan seperti perpustakaan keliling ke masyarakat dan sekolah.
“Sekarang kalau kita turun ke SD SMP Libur, dikelurahan takut terjadi kerumunan, dan di tempat-tempat publik area bisa terjadi kerumunan,” katanya, Senin (12/7/2021).
Akibat penutupan pelayanan offline, pelayanan lain seperti antar jemput buku mengalami banyak permintaan. Bahkan permintaan bisa mencapai 6 sampai 7 orang perharinya. “Biasanya sehari itu paling dua sampai tiga orang saja yang meminjam, tapi sekarang ini meningkat,” tuturnya.
Ia menjelaskan, pelayanan antar jemput buku menjadi solusi terbaik dalam mengikuti peraturan pemerintah. Sebab peminjam hanya tinggal menunggu buku diantarkan, dan buku akan kembali diambil setelah waktunya usai. “Untuk buku yang sering dipinjam random sih, banyak juga,” jelasnya.
Tak hanya itu, pelayanan lainnya yang berbasis internet yakni E Pusda juga menjadi solusi dengan ditutupnya perpustakaan. “Jadi pemustaka dapat mengakses secara online melalui E pusda bisa didownload di Playstore, ini mempermudah masyarakat juga,” katanya.
Wahyu menuturkan, penutupan sementara perpustakaan akan dilakukan hingga tanggal 28 Juli mendatang. Namun penutupan bisa aja mundur, dan akan mengikuti aturan dari pemerintah pusat dan daerah. “Untuk sementara ini kita tutup sampai tanggal 28, tapi kita juga mengikuti perkembangan nantinya,” tandasnya. (Arr)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…