Pemkot Serang Salurkan 44 Ekor Hewan kurban

SERANG,- Pemkot Serang menyalurkan sebanyak 44 ekor hewan kurban kepada masjid, pondok pesantren dan lembaga lainnya. Teridir atas 11 ekor kerbau dan sapi, serta 23 ekor kambing.
Walikota Serang Syafrudin mengatakan, guna mengantisipasi kerumunan saat penyembelihan hewan kurban, pihaknya meminta agar hewan kurban yang nanti disembelih harus dibagikan kepada masyarakat, sementara pembagiannya harus dilakukan dengan cara dari pintu ke pintu. “Mudah-mudahan ketua DKM bisa membagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Akan tetapi, dari pintu ke pintu, biarkan kita (petugas-red) yang cape,” katanya, Selasa (20/7/2021).
Di tahun ini sendiri, lanjut Syafruddin, pihaknya telah menyerahkan sebanyak 44 hewan kurban yang disebar ke mesjid dan juga pondok pesantren yang ada di Kota Serang. “Ya kurban dari Pemkot Serang sudah diserahkan, dan itu tersebar, ada disini (Masjid Ats-Tsauroh) pondok pesantren, tokoh masyarakat, dan lainnya. Semuanya sapi dan kerbau 11 ekor, kambing 23 ekor,” jelasnya.
Dikatakan Syafrudin, di massa pandemi Covid-19 ini pihaknya tidak melarang untuk penyembelihan hewan kurban. Sebab kurban merupakan bagian dari ibadah, sementara yang dilarang hanyalah kerumunannya.
“Kalau yang namanya kurban itu ibadah, jadi kurban tidak dilarang oleh pemerintah, tapi kami larang itu kerumunannya. Makanya hari ini (kemarin-red) kami menyerahkan kepada pengurus Masjid Ats-Tsauroh ini,” tuturnya.
Sementara itu, pihaknya juga tidak menurunkan Satuan Tugas (Satgas) yang khusus memeriksa penyembelihan dan pembagian daging kurban. “Tidak ada (Satgas-red), tidak ada arahan dari pemerintah pusat, hanya saja kami minta agar apa yang diarahkan dapat dilaksanakan dan dipatuhi oleh masyarakat,” jelasnya.
Ketua DKM Ats-Tsauroh Ma’mun Syahroni menuturkan, untuk saat ini hewan kurban di Masjid Ats-Tsauroh ada satu ekor sapi dari Pemkot Serang, kerbau dari Polda Banten dan tiga ekor kambing dari masyarakat sekitar. Sementara pihaknya tidak melakukan pemotongan langsung hewan kurban, akan tetapi diserahkan kepada pemotongan hewan.
“Pemotongan kami serahkan kepada jagalnya, kami kasih administrasi. Pencacahan saya serahkan kepada kelompok itu (Jagal),” ujarnya.
Lebih lanjut, untuk pembagian daging hewan kurban itu, pihaknya akan mendistribusikan secara tertib kepada masyarakat yang berhak untuk menerimanya. “Sesuai dengan yang diarahkan oleh Walikota Serang, makan dagingnya akan kami serahkan ke rumah-rumah,” paparnya. (Arr)









