Waspada Hewan Kurban Asal Bogor

SERANG,- Para pelapak hewan kurban diminta untuk mewaspadai hewan yang berasal dari Bogor. Itu lantaran Bogor merupakan tempat bersarangnya virus antraks yang berbahaya bila menjangkit pada hewan kurban.
Kabid Kesehatan hewan (Kesian) Kesehatan Masyarakat Peteriner (Kesmapet) Distan Provinsi Banten, Ari Mardiyana mengatakan, sampai saat ini Banten masih terbebas dari antraks.
“Saat ini kita sedang melakukan pemantauan ternak, terutama penyakit hewan menular. Diketahui memang sampai saat ini Banten masih terbebas dari antraks,” katanya saat ditemui di salah satu lapak hewan kurban di depan Kecamatan Cipocokjaya, Jum’at, (9/7/2021).
Ia menjelaskan sebenarnya tidak ada upaya pembatasan untuk hewan ternak yang berasal dari luar daerah asalkan memenuhi syarat.
“Tidak ada larangan untuk hewan dari luar daerah yang ingin masuk ke kota Serang selama disertakan surat keterangan kesehatan hewan,” jelasnya.
Namun demikian, untuk hewan qurban yang berasal dari Bogor, terdapat perlakuan khusus meskipun telah memiliki SKH. “Kalau untuk hewan dari bogor, itu memang kita pemantauan nya intensif karena memang bogor itu daerah endemi antraks,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi hewan dari luar daerah yang membawa penyakit, pihaknya menyiapkan laboratorium pengujian dan pelayanan peteriner untuk memantau kesehatan hewan ternak.
“Kemarin kalau ga salah ada 26 ekor yang di cek disana, ketika negatif baru boleh diperjual belikan,” tandasnya. (Arr)






