amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Sekitar 99 kilometer atau 40 persen jalan porso dari yang ada di kota Serang dalam kondisi yang rusak lantaran belum mendapatkan perawatan dari Pemkot Serang. Hal tersebet disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruan (PUPR) Kota Serang, Ridwan, Rabu (26/02/20).
Ridwan mengungkapkan, dari 247 KM jalan poros yang ada di kota Serang, perawatan yang telah dilakukan oleh Pemkot Serang baru 60% saja sedangkan 40% lainnya dalam kondisi rusak karena belum dapat dilakukan pemeliharaan.
“Yang baru kita tangani baru di 60 persen. Sedangkan sisanya masih rusak, baik itu ringan maupun berat,” jelasnya.
Ridwan mengaku, sampai saat ini pihaknya masih melakukan inventarisir terhadap jalan-jalan poros yang ada di Kota Serang baik dari lokasi maupun dari segi kondisinya. Hal tersebut dilakukan nantinya tidak terjadi tumpang tindih penanganan pembangunan dengan dinas lain.
“nanti baik jalan poros ataupun jalan lingkungan akan kita SK kan melalui walikota agar tidak timpang tindih penanganannnya dengan dinas Perkim,” imbuhnya
Ridwan mengatakan, untuk tahun ini, anggaran pemeliharaan jalan poros di kota Serang hanya sebesar Rp 5 miliar. Karena masih banyaknya jumlah jalan poros yang belum mendapatkan perawatan, lanjut Ridwan, iapun berharap agar anggaran utnuk pemeliharaan dapat ditinggatkan.
“Karena masih 40 persen bebannya, jadi kita berharap agar anggarannya bisa ditingkatkan. Idealnya per kilo Rp 1 miliar,” tandasnya.
Menurut Ridwan, Jalan poros merupakan jalan penghubung yang menghubungkan antara satu kelurahan ke kelurahan lain, atau dari kampun ke kampung lain. Oleh karenanya kondisinya harus agar dapat dengan nyaman dijadikan akses utama oleh masyarakat. (Arr)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…