Penderita Covid-19 Bergejala Ringan Diminta Tak Ke Rumah Sakit

SERANG,- Bad Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di Provinsi Banten dinyatakan sudah hampir mencapai 90 persen. Bahkan ada beberapa rumah sakit yang sudah tidak mampu menampung pasien lagi.
Hal tersebut disampaika oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim dalam video yang diunggahnya, yang menerangkan kondisi update kesehatannya usai terkonvirmasi positif, Kamis (1/7/2021).
Dalam vidio yang berdurasi 2 menit 14 detik itu WH menyampaikan kepada masyarakat yang telah dinyatakan positif covid-19 dan memiliki gejala ringan untuk tidak panik dan tidak berbondong-bondong pergi ke rumah sakit. Hal itu lantaran kondisi rumah sakit yang hampir penuh.
“Kondisi rumah skit kita sudah mencapai 90 persen, bahkan ada beberapa rumah sakit yang sudah tidak mampu lagi menampung para pasien. Saya berharap dan menghimbau kepada masyarakat kalau gejala-gejala ringan saja walaupun dinyatakan positif oleh hasil swab,” katanya.
WH meminta agar masyarakat yang bergejala ringan tetap dirumah dan melakukan isolasi mandiri. Kecuali untuk masyarakat yang kondisinya sudah bergejala sedang hingga berat. ”Baiknya di rumah saja, dengan menambah vitamin dan protein. Jadi jangan lalu tergesa-gesa berbondong-bonding utnuk masuk rumah sakit, kecuali dalam keadaan tertentu,” imbuhnya.
Untuk menjaga agar masyarakat tidak tertular covdi-19, WH juga meminta kepada masayrakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemeritah. “Saya harap masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan, jangan sampai kita menularkan kepada orang lain ataupun orang lain menularkan ke kita,” jelasnya.
Lebih lanjut, WH menerangkan terkait Update kondisi kesehatannya pasca dinyatakan positif Covid-19. Menurutnya kondisi kesehatannya sudah berangsur membaik dan sedang menunggu hasil SWAB selajutnya.
“Setelah saya dinyatakan positif walaupun sebenarnya tidak ada gejala, sehingga selama 4 hari saya istirahat di rumah dinas dan sampai hari ini saya masih di rumah dinas dengan bantuan dari teman-teman dokter di RSUD Banten saya diberi vitamin. Saya masih menunggu hasil swab berikutnya,” pungkasnya. (Arr)









