Warga Miskin di Kota Serang Meningkat

SERANG – Angka kemiskinan di Kota Serang mengalami peningkatan. Hal itu lantaran pandemi covid-19 sehingga membuat perekonomian masyarakat Kota Serang menurun.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di kota serang pada tahun 2019 sekitar 5,28 persen. Namun setelah adanya pandemi di tahun 2020, angka kemiskinan meningkat menjadi 6,06 persen dari total jumlah penduduk di Kota Serang sekitar 600 ribuan.
Walikota Serang Syafrudin mengatakan, peningkatan angka kemiskinan ini sejalan dengan peningkatan secara nasional. Bahkan angka kemiskinan meningkat hampir di seluruh daerah.
“Saya kira kemiskinan semua (daerah-red) juga meningkat, Nasional malah lebih meningkat, kita kemarin lima persen sekarang enam persen baru nambah 1 persen, Nasional itu lebih dari empat persen peningkatannya,” katanya, Rabu (11/8/2021).
Syafrudin menjelaskan, meningkatnya angka kemiskinan dilatarbelakangi akibat penerapan PPKM di kota serang yang membuat perekonomian masyarakat terganggu. Meski begitu, tidak sedikit juga masyarakat Kota Serang yang berinovasi untuk melakukan bisnis secara digital. “Saya kira memang kalau kondisi penanganan covid ini sudah mereda, kemudian juga putaran ekonomi masyarakat sudah berputar normal, dan semua perdagangan sudah dibuka maka kemiskinan akan menurun lagi Insya Allah,” imbuhnya.
Meski demikian, kata Syafrudin pihaknya terus berupaya untuk terus membantu masyarakat dalam menghadapi Pandemi Covid-19. Bahkan pihaknya beberapa kali merefocusing anggaran untuk penanganan Pandemi Covid-19.
“2021 juga kita banyak refocusing anggaran untuk penanganan covid. Anggaran covid malah di 2021 ini di semua OPD ada, bahkan di semua kelurahan, dan juga pemberian bantuan sosial kepada masyarakat, jadi malah lebih besar tahun ini, jadi kalau bicara tidak maksimal malah lebih maksimal sekarang,” tandasnya. (Arr)







