Warga Serang Digeherkan Penemuan Kerangka Manusia

SERANG, – Warga di sekitar Jalan Raya Pakupatan Blok Kemang, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, digegerkan dengan penemuan mayat yang telah menjadi tulang belulang. Kerangka ditemukan tepat disamping selokan.
Mayat pertama kali ditemukan oleh Ma’mun yang sedang membersihkan rumput di tebing jalan Patung. Saat itu, dirinya kaget menemukan tulang belulang.
Bahkan, bagian tengkorak kepala mayat ditemukan aliran sungai yang warnanya hitam seperti comberan.
Ma’mun mengatakan, pertama yang dilihat berupa tulang belulang yang berserakan. Ada juga bagian tulang punggung yang masih tersusun rapi.
Dibagian kali kecilnya, ada tengkorak kepala manusia yang ditemukan.
“Mau ngebabad, ngelihat itu binatang apa orang. Ada teman, orang kayaknya, setelah itu lapor polisi,” katanya, Kamis (10/11/2022).
Ia menerangkan, tidak ada kain yang ditemukan disekitaran penemuan mayat. Saat ini, kondisi tebing jalan masih dipenuhi rumput. “Tulang, keseluruhan pak. Nggak ada (baju), tinggal tulang,” terangnya.
Ia menyebutkan, mayat belulang itu ditemukan pada pukul 09:00 WIB. Mayat baru dievakuasi tim forensik pukul 11:45 WIB. “Sekitar jam 09:00 WIB. Lagi kerja, babat rumput,” ujarnya.
Wakapolsek Cipocok, AKP Haris Munandar mengatakan, mayat yang tinggal tulang telah dievakuasi oleh tim forensik untuk di autopsi guna mengungkap identitas.
“Kami datang ke TKP, memeriksa mayat tersebut untuk dilakukan autopis lebih lanjut tim forensik,” katanya, Kamis (10/11/2022).
Ia menerangkan, penyebab kematian mayat tersebut masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan. Hingga kini, polisi belum dapat memastikan jenis kelamin dari mayat tersebut.
“Penyebabnya kami masih dalam keadaan penyelidikan. Untuk jenis kelamin laki-laki perempuannya belum mengetahui, itu ada bagiannya forensik,” terangnya.
Ia menduga dari struktur tulang, mayat tersebut telah berusia dewasa. Mengingat, mulai dari tengkorak kepala hingga tulang punggung berukuran besar.
“Kalau dilihat dari rangka mungkin remaja ke atas, itu cuma persepsi ya, yang menentukan nanti dari forensik,” ungkapnya.
Saat ini, mayat tinggal tulang itu telah dibawa tim forensik ke RS Bhayangkara guna diautopsi. (Arr)






