Benyamin Ajak Warga Kompak Perangi Radikalisme

Tangsel- Menurut hasil survey Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Banten tahun 2018, menyebutkan bahwa Kota Tangerang Selatan menempati posisi pertama lokasi rawan aksi terorisme di Banten.
“Kita harus lebih kompak lagi untuk memerangi radikalisme, karena orang seperti ini susah ditemukan, mereka cenderung diam, jadi tidak mudah di ketahui,” jelas Benyamin Davnie saat menyampaikan visi dan misi di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tangsel yang bertempat di Auditorium S. Hardjomigoeno STP Sahid, Jl. Kemiri Raya No. 22 Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Sabtu (07/03).
Benyamin menyebutkan, radikalisme berawal dari ketidak toleran terhadap perilaku atau kebudayaan yang berbeda. Paham radikalisme dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pemahan agama yang keliru, perlakuan yang tidak adil, sehingga menimbulkan perasaan tidak suka, dan perasaan benci kepada negara.
Untuk menangani masalah radikalisme Tangsel memiliki badan tersendiri yaitu Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang berupaya untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap paham radikalisme dan anarkisme di masyarakat.
Menurut Benyamin radikalisme berawal dari intoleran yang menumpuk-numpuk kemudian menjadi radikalisme, dari radikalisme berlanjut menjadi terorisme.
“Untuk mencegah hal itu terjadi, sejak awal kita harus mencegah terjadinya intoleran di kalangan masyarakat,” tuturnya.
(MI/FGY)







