Warga Kasemen Masih BAB Sembarangan

Serang,- Perilaku Buang Air Besar Sembarangan atau Dolbon masih ditemukan di Kota Serang. Tim Digdayamedia.id menemukan di Kampung Karangsambung dan Kampung Baru, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen karena minim ketersediaan Mandi Cuci Kakus (MCK) di lokasi tersebut.
Salah satu warga Karang Sambung, Edi beralasan tidak ada bantuan MCK dari Pemkot Serang menjadi salah satu faktor kebiasaan buruk tersebut tetap dijalankan masyarakat
“Gak ada (Bantuan, red), di Karang Sambung mah ga bisa dibangun apa-apa. Susah tanah nya, belakang tanah PJKA, depan tanah kebon punya orang, serba numpang,” ungkapnya kepada Digdayamedia.id saat ditemui Rabu (10/06/20).
Hasil penelusuran, ratusan warga masih menggunakan toilet tradisional yang dibuat mandiri oleh warga di pinggir sawah atau sungai untuk BAB karena mayoritas warga belum memiliki jamban di rumahnya.
“Dengan swadaya warga membangun beberapa MCK sederhana ini dengan alat dan bahan seadanya, dengan kayu hasil patungan warga dan gotong royong,” katanya.
Sementara itu, warga lainnya Peno (37) mengaku terpaksa BAB di toilet tradisional bersama warga lainnya karena tidak memiliki jamban dan belum mendapatkan bantuan jamban dari pemerintah.
“Saya mau dimana lagi BAB nya, bukan warga sini aja yg BAB disini, tapi dari tiga kampung lainnya juga pada kesini,” katanya (arr)









