amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
PANDEGLANG – Air laut di Pantai Desa Cikiruh Wetan (Ciwet), Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang terlihat berwarna cokelat pekat dan berbusa. Kondisi itu sering terjadi di perairan itu.
Rudin Salah satu warga asal Cikeusik mengatakan bahwa air di pantai tersebut sering berwarna cokelat pekat dan berbusa. “Beberapa kali lihat, tapi saya tidak tau apa penyebabnya” kata Rudin, Sabtu (17/4/2021).
Ia mengatakan, baru melihat warna dan kondisi air di pantai itu dan tidak terlihat di air laut lainnya.
Sementara itu Sekretaris Desa Cikiruh Wetan Riki Repangga saat dikonfirmasi mengatakan bahwa warna air di tepi pantai dari desanya sampai Desa Tanjungan sering berubah menjadi cokelat pekat dan berbusa. “Setau saya sewaktu-waktu seperti itu, karena saya jarang juga lintas ke pantai,” katanya.
Sekadar diketahui, lokasi air laut yang berubah warna dan berbusa tidak jauh dari lokasi tambak udang milik PT Primade Paramont Indonesia (PPI). Pihak perusahaan belum memberikan pernyataan walaupun sudah dikonfirmasi oleh wartawan.
Riki mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah perubahan air laut itu berasal dari perusahaan atau bukan. Ia menyerahkan untuk mengkonfirmasi ke Pemkab Pandeglang terkait instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) perusahaan.
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…