Akhirnya Warga Cilowong Dapat Kompensasi Sampah Tangsel

SERANG,- Kisruh protes pengiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan menemui titik terang. Kini warga membolehkan truk pengangkut sampah melintas setelah mendapatkan kompensasi.
Kompensasi disalurkan melalui Pemkot Serang bernilai ratusan juta rupiah yang diserahkan langsung kepada 21 RT di Kelurahan Cilowong, melalui bank Bjb.
Walikota Serang, Syafrudin mengatakan, berdasarkan kebijakan dari pemerintah kota tangsel, dana kompensasi bagi masyarakat sebagai bagian dari kompensasi dampak negatif dibayarkan seluruhnya hingga bulan Desember.
“Sebetulnya untuk KDN sudah di bayar full ya olah pemerintah kota Tangsel. Memang kebijakan dari tangsel dibayar duluan sejumlah 21 RT,” katanya saat ditemui di kantor kelurahan Cilowong, Senin (22/11/2021).
Syafrudin mengatakan, ada 2 RT yang menerima nilai kompensasi lebih besar jika dibandingkan dengan RT lainnya. Hal itu lantaran ke dua rt tersebut memiliki jarak yang sangat dekat.
“Dua RT berbeda yaitu RT ini berbeda yakni rt Cikoak dan Pasir Gadung, sejumlah RP 181 juta, kemudian yang 19 RT ini Rp36 juta,” jelasnya.
Syafrudin mengatakan, jika kompensasi yang dibayarkan buka kompensasi selama setahun, melainkan hanya sampai bulan Desember saja dari pengiriman awal sampah dari Tangsel. Ia juga mengatakan akan tetap melakukan evaluasi pengiriman sampah pada bulan Desember nanti.
“Kalau memang negatif untuk masyarakat Cilowong, akan saya stop. Tapi kalau berdampak positif, kami mohon aspirasi dari masyarakat. Tetap Desember nanti akan kami evaluasi,” tandasnya.
Pada saat evaluasi nanti, lanjut Syafrudin, masyarakat boleh memberikan rekomendasi apakah pengiriman sampah dari tangsel dilanjut atau bahkan disetop. “Evaluasi itu dikembalikan lagi kepada masyarakat cilowong,” tandasnya.
Sementara itu, ketua Forum RT Kelurahan Cilowong, Mastura mengaku menyambut baik kompensasi tersebut. Menurutnya masyarakat akan menerima jika memang ada bukti pembangunan dan niat baik pemerintah kepada warga sekitar yang terkena dampak negatif. “Alhamdulilah masyarakat sudah aman terkendali,” imbuhnya.
Ia mengatakan, nantinya kompensasi sendiri akan dibagikan kepada seluruh masyarakat yang akan dibagikan setelah uang tersebut masuk ke rekening RT. “Jadi nanti dari RT dibagikan ke masyarakat. Kalau di RT saya ada 135 KK. Nanti tentunya bagaimana hasil kesepakatan dengan masyarakat,” pungkasnya. (Arr)








