amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG, – Warga yang tinggal di bantaran Sungai Cibanten mengkhawatirkan banjir kembali terjadi. Karena, kondisi Sungai Cibanten saat ini semakin lebar dan terjadi pendangkalan.
Salah satu warga Kecamatan Kasemen, Wati mengaku khawatir banjir akan kembali terjadi dan memakan habis harta bendanya. Terlebih lagi, sungai Cibanten kini semakin dangkal dan melebar luasnya akibat erosi banjir kala itu.
“Sebenarnya saya sama keluarga takut membangun ditanah itu lagi, apalagi sekarang tanah keluarga saya ini semakin dekat sama sungai Cibanten. Ya takut aja banjir bakal dateng lagi dan lebih parah dari sebelumnya,” ujarnya, Kamis (17/3/2022).
Menurutnya, pengikisan bibir sungai tersebut sudah terjadi sejak dulu. Namun karena tidak mendapatkan penanganan dari pemerintah, pengikisan terus terjadi hingga saat ini bibir sungai kian mendekat ke pemukiman warga.
“Harapan kami sih ada tindakan dari pemerintah, apakah sungainya dibuat tanggul agar tidak terjadi pengikisan, atau dilakukan normalisasi,” ucapnya.
Serupa disampaikan oleh warga lainnnya, Ros. Ia mengaku selain muncul rasa kekhawatiran bahwa bencana banjir akan terjadi lagi, ia bingung harus membangun rumahnya kembali dimana. Sebab tanah miliknya hampir setengahnya telah terkikis air sungai.
“Gimana lagi kan ya kalau mau bangun lagi rumahnya juga. Orang tanah punya saya ini udah miring, terus hampir setengahnya sudah kebawa air waktu banjir besar kemarin itu,” jelasnya.
Lebih lanjut, warga meminta agar sungai Cibanten segera dinormalisasi, banjir tidak kembali terjadi. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…