amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Bank Banten Diminta Bantu Perekonomian Masyarakat Pedesaan

SERANG,- Bank Banten diminta untuk pro aktif dalam memajukan perekonomian Banten khususnya masyarakat di pedesaan. Masyarakat di pedesaan dipandang kesulitan untuk mengakses pinjaman modal di perbankan lantaran terhambat oleh persoalan administrasi.

Founder Jawara Farm, Nur Agis Aulia menyebut jika saat ini kaum tani, peternak maupun nelayan-nelayan yang ada di daerah pelosok di Banten kesulitan untuk mengakses perbankan karena terkendala banyak hal.

“Masalahnya mereka tidak bankable secara administratif. Tidak bisa berurusan dengan perbankan. Jangankan itu, mereka datang ke kantor bank aja masih tidak pd dan ragu, apalagi mereka harus mengurus persyaratan yang yang rumit,” katanya, Minggu (22/8/2021).

Menurutnua, bank daerah seharusnya bisa menyederhanakan pelayanan khususnya administrasi untuk para petani dan masyarakat lainnya dalam hal untuk memperoleh pinjaman di perbankan.

“Makanya salah satu yang harus dilakukan oleh bang daerah adalah memudahkan administrasi. Karena pada umumnya masyarakat di daerah meminjan ke bang keliling, yang hanya tinggal memberikan KTP saja sudah bisa pinjam. Semoga dengan adanya digitalisasi itu bisa terwujud,” jelasnya.

Menurut Agis, yang menjadi permasalahan utama saat ini bagi para petani, peternak dan nelayan di daerah adalah tidak memiliki modal yang cukup untuk meningkatkan usaha mereka. Sementara akses untuk masuk ke perbankan cukup sulit kaerna banyaknya persyaratan.

“Bang daerah harusnya berbeda dengan bank konvensional lainnya, karena ada misi untuk menggerakan ekonomi dan membantu masyarakat dalam hal pembangunan daerah. Makanya dia tidak orientid untung saja, tetapi bagaimana pemberdayaannya jalan,” jelasnya.

Ia mengatakan, jika kemampuan masyarakat petani, peternak dan nelayan sebenarnya memiliki kemampuan untuk membayar tagihan yang diberikan oleh perbankan. Namun akses untuk mendapatkan pinjamannya yang sulit.

“Karena yang menjadi permasalahan saat ini adalah meningkatkan produktivitas mereka. Itu semua terkadang terkendala oleh modal. Untuk itu bank daerah khususnya bank Banten harus mau turun dan pro aktif kepada mereka. Karena kalau berbicara kemampuan untuk membayar mereka mampu,” tandasnya. (Arr)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

2 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

2 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

3 bulan ago