amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Siswa di Kota Serang baru divaksin 7,6 persen. Dari total 26.000 siswa, baru divaksin 2.000 siswa. Sementara, pelaksanaan belajar tatap muka di sekolah baru bisa dimulai setelah 35 persen siswa divaksin.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Alpedi mengatakan, meski saat ini sudah memasuki zona kunging, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang belum menggelar belajar tatap muka di sekolah secara terbatas. Untuk itu pihaknya menyelenggarakan vaksinasi agar pembelajaran tatap muka segera dapat terealisasi. “Vaksinasi yang dilakukan itu untuk pembelajaran tatap muka baik terhadap guru maupun siswa,” katanya, Minggu (22/8/2021)
Alpedi menjelaskan, saat ini pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menggelar vaksinasi di sekolah. Menurutnya, hampir semua guru sudah disuntik vaksin. Namun, ada beberapa yang tidak, lantaran memiliki komorbid. “Guru sudah divaksin sejak lama kan, itu untuk pencegahan penularan. Agar tidak terjadi klaster,” ujarnya.
Untuk vaskinasi pada siswa, saat ini baru 2.000 siswa yang telah menjalani vaksinasi di tingkan SMP sederajat dari total 26 ribu siswa yang ada di Kota Serang. Dengan demikian, baru 7,6 persen siswa yang sudah divaksin. “Itu di MTS 1 dan SMPN 1 sudah dua ribuan. Siswa ada 26 ribu di tingkat SMP, tapi belum lihat data pasti,” jelasnya.
Lebih lanjut, Alpedi menjelaskan pelaksanaan tatap muka sendiri, dapat dilaksanakan setelah 35 persen siswa telah tervaksinasi. “Targetnya 35 persen (bisa digelar tatap muka),” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin mengaku hingga kini sedang mengkaji terkait pelaksanaan sekolah tatap muka.
“Lagi dikaji manfaat medaratnya sampai sejaub mana. Kan saya menyampaikan juga untuk mewujudkan tatap muka itu saya mohon dengan hormat agar tenaga pendidiknya divaksin dulu semuanya. dan siswanya juga kan bisa digenjit dikumpulkan di sekolah masing-masing. Kalau sudah berikhtiar itu vaksinnya sudah kan sudah enggak was-was amatlah untuk melakukan tatap muka,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…