amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Benyamin Ajak Warga Kompak Perangi Radikalisme

Tangsel- Menurut hasil survey Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Banten tahun 2018, menyebutkan bahwa Kota Tangerang Selatan menempati posisi pertama lokasi rawan aksi terorisme di Banten.

“Kita harus lebih kompak lagi untuk memerangi radikalisme, karena orang seperti ini susah ditemukan, mereka cenderung diam, jadi tidak mudah di ketahui,” jelas Benyamin Davnie saat menyampaikan visi dan misi di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tangsel yang bertempat di Auditorium S. Hardjomigoeno STP Sahid, Jl. Kemiri Raya No. 22 Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Sabtu (07/03).

Benyamin menyebutkan, radikalisme berawal dari ketidak toleran terhadap perilaku atau kebudayaan yang berbeda. Paham radikalisme dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pemahan agama yang keliru, perlakuan yang tidak adil, sehingga menimbulkan perasaan tidak suka, dan perasaan benci kepada negara.

Untuk menangani masalah radikalisme Tangsel memiliki badan tersendiri yaitu Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang berupaya untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap paham radikalisme dan anarkisme di masyarakat.

Menurut Benyamin radikalisme berawal dari intoleran yang menumpuk-numpuk kemudian menjadi radikalisme, dari radikalisme berlanjut menjadi terorisme.
“Untuk mencegah hal itu terjadi, sejak awal kita harus mencegah terjadinya intoleran di kalangan masyarakat,” tuturnya.
(MI/FGY)

admin

Recent Posts

Perawatan Rutin Pamsimas KKM Sehati, Warga Cikentrung Semakin Terjamin Akses Air Bersih

  PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…

1 hari ago

KPI Independen, Adaptif, dan Berkeadilan, Meneguhkan UU, Mendorong Co-Regulation

Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…

2 minggu ago

Polsek Cadasari Bersama Petani Gelar Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…

3 minggu ago

Islah Bupati dan Wakil Bupati Lebak Disambut Positif, Golkar Optimis Pembangunan Makin Solid

LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…

3 minggu ago

Longsor TPST Bantargebang, Komisi I DPRD Kota Bekasi Desak Evaluasi Kerja Sama

Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…

1 bulan ago

Banggar DPRD Kota Bekasi Awasi Ketat Penyertaan Modal BUMD

Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…

1 bulan ago