Benyamin-Pilar Sukses Atasi Banjir dengan Inovasi Pembangunan yang Strategis

TANGSEL – Pembangunan infrakstruktur yang berkelanjutan menjadi kunci suksesnya Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menangani banjir. Hal ini tidak terlepas dari inovasi strategis yang dilakukan oleh Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan.
Keberhasilan itu terlihat dengan apresiasi yang diberikan masyarakat atas upaya penanggulangan banjir yang selama ini dikerjakan dengan serius oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Terbaru, Warga Kampung Bulak dan Taman Mangu Indah mengungkapkan rasa terima kasih atas langkah-langkah yang dilakukan Pemkot Tangsel dalam menangani banjir di wilayah mereka.
“Saya sangat mengapresiasi pembangunan tendon dilingkungan kami, ini merupakan langkah tepat untuk mengatasi banjir yang sering terjadi di Kampung Bulak,” tutur Datin, warga Kampung Bulak.
Selain itu, Didi Ahmad, warga Taman Mangu Indah juga memuji pembangunan turap di sisi Kali Ciputat yang melintasi Taman Mangu Indah. Ia berharap pembangunan ini dapat mencegah luapan air dan banjir di wilayahnya.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan bahwa program penanggulangan banjir adalah komitmen Pemkot Tangsel untuk mewujudkan wilayah bebas banjir di Tangerang Selatan.
“Alhamdulillah pembangunan tandon di Kampung Bulak telah memberikan manfaat bagi masyarakat dan banjir di wilayah tersebut sudah relatif terkendali,” ucap Benyamin, Senin (29/4/2024).
Berdasarkan data yang dihimpun, pada tahun anggaran 2023 lalu Pemkot Tangsel sudah mengupayakan penanganan banjir dengan pelebaran sungai, peninggian turap sungai, pembuatan kolam retensi atau tandon, peninggian jembatan dan pembuatan Long Storage.
Untuk pembangunan long storage atau penampung air ada di tiga titik, yakni di Perumahan Ciater Permai di Serpong, Perumahan Pondok Jagung di Serpong Utara dan Engram Gintung segmen Purnawarman.
Lebih lanjut, pembangunan Kolam retensi atau Tandon berada di Perumahan Puri Sentosa Kecamatan Setu, Tandon Jalan SMK di Kecamatan Pondok Aren, Kolam retensi SMPN 24 Ciputat, Tandon Bukit Nusa Indah, Tandon Kelurahan Babakan di kecamatan Setu, dan Tandon di Kelurahan Sawah Lama.
Benyamin berharap dengan adanya sejumlah pembangunan tersebut, titik rawan banjir di wilayahnya terus berkurang.
“Selain menambah luas penampang sungai, upaya peninggian turap dan jembatan juga kami lakukan guna memperlancar aliran sungai saat hujan, Sehingga diharapkan banjir atau genangan yang biasanya lama ketika hujan mengguyur tak lagi terjadi,” ucapnya. (Adv)









