amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG — Pemkab Serang tercatat sudah sembilan kali mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dadi Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).
Keberhasilan yang diraih oleh Pemkab Serang tentu tidak terlepas dari kinerja Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang terus membanggakan.
Kepala BPKAD Kabupaten Serang Fairu Zabadi mengatakan, sampai saat ini kondisi keuangan Pemkab Serang masih tetap stabil, sehingga kebutuhan belanja daerah pun masih bisa terpenuhi dengan baik.
Fairu mengatakan, di masa pandemi Covid-19 pengelolaan keuangan juga terus ditingkatkan. “Kita betul-betul jeli untuk mengelola keuangan daerah. Hal ini pula yang ditekankan kepada semua OPD agar keuangan bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Dengan kembalinya mendapatkan opini WTP, menunjukan pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh BPKAD terus mengalami perbaikan. Sehingga, prestasi yang sudah diraih tidak merosot.
Di masa pandemi Covid-19, BPKAD mengalokasikan anggaran dengan skala prioritas. Sehingga, kebutuhan masyarakat yang vital dapat terpenuhi. “Kita sudah melakukan refocusing untuk penanganan Covid-19, maka kita lakukan skala prioritas untuk penggunaan anggaran,” ujarnya.
Sehingga, meskipun banyak anggaran yang direfocusing, sejumlah kegiatan pembangunan daerah masih terus berjalan. Kebutuhan belanja lainnya pun masih terus dilakukan. “Sehingga kita masih ada kegiatan pembangunan, terutama untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah menjadi tugas dan amanat yang sangat besar. Karena, harus mengelola keuangan pemerintahan yang benar-benar harus dialokasikan untuk kepentingan publik. “Kami terus berupaya untuk meningkatkan pengelolaan keuangan sehingga alokasi anggaran benar-benar untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya. (Adv)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…