BPKAD Kabupaten Serang, Pertahankan WTP, Tingkatkan Kinerja

SERANG — Pemkab Serang tercatat sudah sembilan kali mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dadi Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).
Keberhasilan yang diraih oleh Pemkab Serang tentu tidak terlepas dari kinerja Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang terus membanggakan.
Kepala BPKAD Kabupaten Serang Fairu Zabadi mengatakan, sampai saat ini kondisi keuangan Pemkab Serang masih tetap stabil, sehingga kebutuhan belanja daerah pun masih bisa terpenuhi dengan baik.

Fairu mengatakan, di masa pandemi Covid-19 pengelolaan keuangan juga terus ditingkatkan. “Kita betul-betul jeli untuk mengelola keuangan daerah. Hal ini pula yang ditekankan kepada semua OPD agar keuangan bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Dengan kembalinya mendapatkan opini WTP, menunjukan pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh BPKAD terus mengalami perbaikan. Sehingga, prestasi yang sudah diraih tidak merosot.
Di masa pandemi Covid-19, BPKAD mengalokasikan anggaran dengan skala prioritas. Sehingga, kebutuhan masyarakat yang vital dapat terpenuhi. “Kita sudah melakukan refocusing untuk penanganan Covid-19, maka kita lakukan skala prioritas untuk penggunaan anggaran,” ujarnya.

Sehingga, meskipun banyak anggaran yang direfocusing, sejumlah kegiatan pembangunan daerah masih terus berjalan. Kebutuhan belanja lainnya pun masih terus dilakukan. “Sehingga kita masih ada kegiatan pembangunan, terutama untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah menjadi tugas dan amanat yang sangat besar. Karena, harus mengelola keuangan pemerintahan yang benar-benar harus dialokasikan untuk kepentingan publik. “Kami terus berupaya untuk meningkatkan pengelolaan keuangan sehingga alokasi anggaran benar-benar untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya. (Adv)










