amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Bupati Serang Ingin Ada Produk Pertanian Unggulan

SERANG – Kabupaten Serang dikenal menjadi salah satu daerah penghasil padi di Kabupaten Serang dan surplus setiap tahun. Namun selain padi, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah ingin kedelai dan jagung juga menjadi produk unggulan hasill pertanian.

“Kabupaten Serang memiliki potensi pertanian yang luar biasa. Mulai dari ketersediaan lahan yang luas hingga iklim yang mendukung. Saya ingin ada produk unggulan, sehingga orang kalau mengenal produk itu, ya mengenal Kabupaten Serang,” kata Tatu di sela-sela Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Serang Masa Bhakti 2021-2026 di Pendopo Bupati, Selasa (14/2/2023).

Menurut Tatu, setiap produk pertanian dibutuhkan pasar yang bisa memberikan keuntungan bagi petani. Untuk pasar jagung, katanya, sudah tersedia di sejumlah industri pakan ternak di Kabupaten Serang. Per tahun, pabrik pakan ini membutuhkan jagung sekira 2 juta ton. ”Tadi saya sampaikan kepada pengurus KTNA Kabupaten Serang yang baru dilantik, kita semua, Pemda Serang beserta para petani punya tantangan, yaitu memenuhi pasar produk jagung,” ucapnya.

Saat ini, kebutuhan jagung industri pakan ternak belum bisa dipenuhi oleh petani Kabupaten Serang. Bahkan untuk angka persentase pun sangat kecil. ”Kecil banget, nol koma. Kita kalau misalkan bisa masuk, tidak usah muluk-muluk, 25 persen saja itu luar biasa. Pasti akan menggerakkan sektor pertanian dan kesejahteraan petani di Kabupaten Serang,” katanya.

Tatu mendorong Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama KTNA bisa mengurai masalah pada produksi jagung. Sebab, daerah lain bisa menyuplai kebutuhan jagung untuk industri pakan ternak di Kabupaten Serang. Padahal mereka harus mengeluarkan biaya transportasi yang tidak kecil. ”Semua masalah harus bisa dijawab. Kalau dari luar daerah saja bisa menyuplai jagungnya ke Kabupaten Serang, kenapa kita tidak bisa. Kita dorong produksi jagung di setiap kecamatan, karena pasarnya masih terbuka lebar,” ujarnya.

Selain jagung, menurut Tatu, kedelai juga bisa menjadi produk unggulan petani di Kabupaten Serang. Apalagi, ada ahli pertanian, Profesor Ali Zum Masyar yang tengah mengembangkan varietas Mikroba Google (Migo) untuk peningkatan produksi kedelai di Kabupaten Serang. “Ini sedang kita kembangkan, tahun kemarin kita lakukan pembibitan, tahun ini ditanam di atas lahan 500 hektare, dan akan terus kita kembangkan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Taucid memastikan bahwa KTNA sudah nyata terbukti dan teruji memberikan kontribusi terhadap peningkatan ketahanan pangan. “Terbukti ketahanan pangan di Banten naik peringkat sebagai kontributor pangan terbesar ke delapan secara nasional. Didukung oleh Kabupaten Serang sebagai salah satu sentra padi terbesar di Banten,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KTNA Kabupaten Serang Anani Syarif mengatakan, pihaknya siap menjalankan arahan Bupati Serang. Ia membenarkan, Kabupaten Serang memiliki potensi pertanian yang dapat terus dikembangkan. “Apa yang diarahkan oleh Ibu Bupati, tentu akan kami laksanakan supaya petani dan nelayan Kabupaten Serang dapat sejahtera,” pungkasnya. (red)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

3 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

3 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

3 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

3 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

3 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

4 bulan ago