amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Bupati Serang Optimalkan Kerajinan Bambu Tegalmaja, Ditarget Tembus Pasar Ekspor

SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melakukan kunjungan kerja ke Desa Tegalmaja, Kecamatan Kragilan, Selasa (12/12/2023). Pada kesempatan ini, Ratu Tatu berdiskusi dengan aparatur desa dan para perajin bambu hingga memberikan bantuan sembako untuk keluarga rentan stunting.

Tatu memuji Kepala Desa Tegalmaja, Muhammad Ikhsan yang dinilai sukses membina dan mengajak masyarakat untuk menjadi perajin bambu. “Tentu ini sangat membantu masyarakat secara ekonomi,” kata Tatu kepada wartawan usai kunjungan.

Tatu menyatakan, Pemkab Serang melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Dikoumperindag) terus meningkatkan kualitas hasil anyaman bambu. Salah satunya pada Agustus lalu, mengirimkan para perajin ke Jogjakarta untuk berlatih di salah satu sentra anyaman bambu. “Jika produknya berkualitas, pasarnya tidak sekitar Serang saja, bisa keluar provinsi, bahkan semoga bisa ekspor,” ujarnya.

Tatu menyempatkan berdiskusi dengan para perajin. Berbagai aspirasi didapat, mulai dari masih kurangnya jumlah perajin, kebutuhan mesin, hingga dibutuhkan tempat yang refresentatif atau showroom. Tatu mengaku sudah mengurai beberapa solusi dari semua aspirasi yang disampaikan para perajin. Bahkan para perajin ini sudah dibantu oleh dana sosial PT Indah Kiat Pulp & Paper.

“Insya Allah pemda dan ada juga dari Indah Kiat, bersama memajukan perajin di sini. Kami melihat, perajin bambu di Jogja bisa ekspor, maka kita kirim dari Tegalmaja berlatih ke sana, dan terus meningkatkan kualitas, menambah ilmu, dan semakin halus hasil anyamannya,” ujar Tatu.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Serang juga membagikan berbagai bingkisan untuk anak-anak sekolah dan melihat atraksi Silat Kaserangan dari para siswa. Berbagi potensi ini, kata Tatu, Tegalmaja merupakan salah satu desa wisata yang layak untuk dikunjungi wisatawan.

Kepala Desa Tegalmaja, Muhamad Ikshan mengungkapkan, sejak dua tahun lalu, para perajin bambu mulai semangat meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya. “Tentu kami sangat dibantu oleh Ibu Bupati melalui Diskoumperindag,” ujarnya.

Tegalmaja menjadi salah satu yang sukses mengembangkan produk anyaman bambu. Bahkan Ikhsan kerap kali diundang ke luar daerah untuk menjadi pembicara dan berbagi ilmu perihal pengembangan hasta karya anyaman bambu. “Kami memang belum ekspor, tetapi sering ikut pameran-pameran, dan responsnya luar biasa,” ujarnya.

Perihal pemasaran, anyaman bambu Tegalmaja sudah menembus luar daerah, dan tengah pengiriman sampel ke Dubai. Sementara untuk pembuatan dilakukan di rumah-rumah, dan rutin berkumpul setiap pekan untuk mereview produk yang dibuat. Produknya antara lain, hampers, aneka alat makan, tas, dan lainnya,

“Untuk kendala, memang kita pernah tidak bisa memenuhi kapasitas pemesanan, karena terbatas untuk jumlah perajin. Namun Ibu Bupati terus membuat program pelatihan untuk menambah jumlah perajin,” ujarnya. (red)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

2 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

2 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

3 bulan ago