Dalam Satu Hari, Wilayah Ini Diguncang Gempa Sebanyak 52 Kali

SUMBAR – Sebanyak 52 kali gempa mengguncang Pasaman Barat, Sumatera Barat, sejak Jumat (25/2/2022) hingga Sabtu (26/2/2022). Jumlah Itu terdiri dari dua gempa utama dan 50 kali gempa susulan.
Operator Stasiun Geofisika Padang Panjang Yoga menyebut gempa yang terjadi di darat juga dapat menimbulkan longsor dan banjir jika pusat gempa dekat dengan area perbukitan.
“Namun, hal itu bergantung dengan kedalaman dan magnitudo gempa itu sendiri,” katanya Sabtu (26/2/2022).
Yoga menjelaskan kejadian lanjutan akibat gempa bumi masih dalam analisis lanjutan. Sehingga, belum diketahui dengan pasti akibat apa saja yang ditimbulkan oleh gempa darat tersebut.
Pihaknya sejauh ini belum menyarankan warga kembali ke rumah selama keadaan tidak aman. Bagi yang kondisi rumahnya aman, Yoga meminta warga berhati-hati terhadap gempa susulan.
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, Pemerintah berencana menyiapkan lumbung sosial sebagai tempat penyimpanan persediaan barang-barang kebutuhan pokok hingga obat-obatan pada masa tanggap darurat bencana di Sumatera Barat.
“Ke depan kami akan siapkan lumbung sosial. Kenapa kami siapkan, agar masyarakat bisa mandiri jadi tidak tergantung, karena jarak lokasi warga jauh ke kantor bupati,” kata Risma saat mengunjungi lokasi dampak bencana gempa di Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, Sabtu (26/2/2022).
Menurutnya, penyediaan lumbung sosial di daerah yang rawan terdampak bencana akan mempercepat dan memudahkan pendistribusian bantuan.
“Lumbung sosial akan diletakkan di tempat sesuai dengan arahan pemerintah daerah, karena mereka yang tahu titiknya di mana,” ujarnya. (red)









