amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Ketua Taman Baca Cerdas Yuli yuliawati mengatakan bahwa anak-anak butuh pendampingan belajar di masa covid-19. Karena, mereka susah belajar online ditambah lagi jaringan internet yang tidak memadai di area pelosok.
Hal itu disampaikan Yuli pada acara Kampanye Literasi di Kampung Mekarsari, Desa Mekarjaya, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Minggu (27/9/2020).
Yuli mengatakan, pendamingan belajar anak perlu ditangapi lebih serius oleh Pemerintah Kabupaten Lebak, khususnya di area peloksok.
Senada dikatakan M Ilyas Iskandar selaku Direktur Patron Foundation. Pihaknya merasa miris soal akses jalan yang rusak di Desa Mekarjaya. Meski demikian, kata dia, anak-anak di Desa Mekarjaya sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Di tempat yang sama, Aldi Reihan Bugar dari Fino Badut mengatakan, dirinya merasa senang kegiatan bersama anak-anak. Melalui kegiatan itu, ia bisa memberikan edukasi dan hiburan memakai kostum badut kepada anak-anak.
“Semangat belajar anak-anak yang membuat saya bersemangat untuk menebarkan literasi hingga ke pelosok desa. Semoga kedepannya bisa berkolaborasi untuk menebarkan literasi di tengah pandemi dengan media badut,” ujarnya. (Imat)
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…