amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Didemo Penuh Teriakan, Bupati Serang Hadapi Santai

Tiga orang demonstran yang mengatasnamakan Fraksi Ciujung secara mendadak menggelar aksi di depan Pendopo Bupati Serang, Senin (20/7/2020). Selain tanpa izin, kehadiran mereka membuat ricuh sekitar pendopo karena saat bersamaan ada kunjungan kerja dari Komisi II DPR RI.

Sikap demonstrans dengan teriakan-teriakan dan penuh emosional, ternyata ditanggapi santai Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. Usai wawancara dengan wartawan perihal kunjungan DPR, Tatu malah mengajak para demonstrans untuk diskusi di dalam Pendopo.

“Sini masuk aja mas ke Pendopo, jangan di situ nanti menghalangi jalan yang mau lewat,” ajak Tatu kepada pendemo. Permintaan Tatu tersebut sempat ditolak demonstran. Apalagi beberapa petugas keamanan tersulut emosi dan hendak mengusir mereka.

“Udah biarin, ajak masuk ada ke Pendopo. Kita diskusikan di dalam,” ujar Tatu. Permintaan tersebut akhirnya disetujui para demonstran. Mereka pun berdiskusi langsung dengan pimpinan tertinggi di Kabupaten Serang tersebut.

“Sebetulnya, jika ada persoalan apap un tinggal duduk bersama di sini (pendopo) dan mencari solusi bersama,” ujar Tatu saat menerima ketiga pendemo di dalam Pendopo Bupati.

Menurutnya, persoalan kali Ciujung merupakan kewenangan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Banten, dan Pemkab Serang. “Kami sudah melakukan upaya yang sudah menjadi kewenangan kami. Bahkan ada perusahaan yang kami bawa ke meja hijau karena persoalan tersebut (pencemaran lingkungan). Bahkan sejumlah perusahaan sudah kena sanksi,” tegas Tatu.

Persoalan Sungai Ciujung sendiri sudah berlangsung lama, sebelum Kabupaten Serang dipimpin Ratu Tatu. Persoalan yang paling krusial adalah, adanya sedimentasi atau pendangkalan di hilir Sungai Ciujung. Saat kemarau, aliran Ciujung tidak mengalir dengan normal.

Tatu meminta, seluruh kalangan beregerak untuk mencari solusi bersama guna menyelesaikan persoalan sungai Ciujung dengan melibatkan akademisi, perusahaan, masyarakat, dan pemerintah. “Kami selalu meminta masukan dari perguruan tinggi juga untuk mengawal program yang kami jalankan agar terlaksana dengan baik,” tegas Tatu.

Pihaknya juga menerima masukan Fraksi Ciujung untuk membentuk Satgas Sungai Ciujung sebagai salah satu solusi persoalan tersebut. “Kami juga sangat terbuka dan solusi tersebut. Kami lakukan di Tanara yang sudah dibuatkan Surat Keputusan (SK) Ciujung Institut dengan melibatkan masyarakat. Intinya Kami sangat terbuka,” tegasnya.

Ia juga berharap, masyarakat selalu terlibat dalam setiap program yang dijalankan oleh Pemkab Serang melalui tahapan yang disediakan. Ia pun meminta para demonstran untuk melakukan aksi dengan sopan dan damai. “Jika tidak duduk bersama, maka tidak akan ada solusi. Jika saling emosi, bukan solusi yang didapatkan,” ungkap Tatu.

Sementara itu, salah satu demonstran, Ridho Rifaldi meminta Pemkab Serang membentuk Satgas Sungai Ciujung agar masalah yang terjadi tuntas terselesaikan. “Kami minta agar dibuatkan satgas untuk menanggulangi Sungai Ciujung,” kata Ridho.(Imat)

admin

Recent Posts

Perawatan Rutin Pamsimas KKM Sehati, Warga Cikentrung Semakin Terjamin Akses Air Bersih

  PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…

1 hari ago

KPI Independen, Adaptif, dan Berkeadilan, Meneguhkan UU, Mendorong Co-Regulation

Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…

2 minggu ago

Polsek Cadasari Bersama Petani Gelar Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…

3 minggu ago

Islah Bupati dan Wakil Bupati Lebak Disambut Positif, Golkar Optimis Pembangunan Makin Solid

LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…

3 minggu ago

Longsor TPST Bantargebang, Komisi I DPRD Kota Bekasi Desak Evaluasi Kerja Sama

Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…

1 bulan ago

Banggar DPRD Kota Bekasi Awasi Ketat Penyertaan Modal BUMD

Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…

1 bulan ago