Cilegon — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Seniman Tari Indonesia Provinsi Banten periode 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah acara Dialog Tari Banten dengan judul Apa Kabar Tari Banten #4 ” Lagean lakeu Pungkasan” yang berlangsung di Aula DPRD Kota Cilegon, Sabtu (14/2/2026). Pelantikan ini menjadi langkah awal penguatan wadah organisasi bagi para pelaku seni tari di Banten untuk memperjuangkan hak, legalitas, dan peningkatan kualitas karya tari.
Ketua Umum terpilih DPD ASETI Banten, Agus Rachmat Ramdan, yang akrab dipanggil Ronald menegaskan bahwa ASETI hadir sebagai organisasi profesi yang terus menyuarakan kesetaraan bagi para seniman tari di Provinsi Banten.
“ASETI Banten hadir untuk memperjuangkan hak-hak para seniman tari, mendorong peningkatan mutu karya tari, serta penguatan legalitas seperti badan hukum, HAKI, dan sertifikasi bagi para seniman maupun sanggar tari di Banten,” ujarnya.
Hadir sebagai Dewan Pembina DPD ASETI Banten, Nur kusuma Ngarasati atau akrab disapa Ibu Raras, yang juga merupakan istri dari Wakil Wali Kota Cilegon. Ia menyampaikan dukungan penuhnya terhadap ASETI Banten.
“Dengan hadirnya ASETI, saya berharap dapat mendongkrak kualitas sumber daya manusia para pelaku seni tari sehingga mampu mengangkat martabat seniman. Saya berkomitmen mendukung penuh ASETI Banten,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ibu Raras menyampaikan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Fadli Zon selaku Menteri Kebudayaan terkait pembahasan peningkatan standar upah atau SSH bagi para penari. Ia juga berencana menghadirkan maestro tari nasional seperti Eko Pece untuk berkolaborasi di Banten.
Ketua Umum DPP Asosiasi Seniman Tari Indonesia, Agustina Rochayanti atau yang akrab disapa Mba Anti Yank, berharap kepengurusan baru DPD ASETI Banten dapat semakin solid, maju, dan berdaya.
“Profesi seniman tari itu setara dengan profesi-profesi lainnya di Indonesia. ASETI harus terus menyuarakan kesetaraan profesi dan memperjuangkan hak-hak seniman tari,” tegasnya.
Sebelum prosesi pelantikan, acara diawali dengan Dialog Tari bertema “Apa Kabar Tari Banten #4: Menari Tanpa Henti”. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Nur kusuma Ngarasati (Dewan Pembina DPD ASETI Banten), Maya Rani Wulan (tokoh tari Banten), Rohendi, S.Pd., M.PAR (Dewan Pertimbangan DPD ASETI Banten), Kang Ichan (Staf Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten), serta Fajar Sartya Burnama (perwakilan Balai Pelestarian Wilayah VIII Banten dan DKI Jakarta).
Pelantikan DPD ASETI Banten ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem seni tari di Banten, memperluas jejaring kolaborasi, serta mendorong kesejahteraan dan profesionalisme para seniman tari di daerah.
PANDEGLANG — H. TB Khotibul Umam resmi dilantik sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pandeglang…
PANDEGLANG — Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Pandeglang menjadi momentum konsolidasi dan penguatan…
DIGDAYAMEDIATAMA.ID - Bagi warga Banten, ada kabar yang cukup melegakan di akhir tahun ini. Pemerintah…
DIGDAYAMEDIATAMA.ID – Belum lama menduduki kursi kepelatihan di Carrington, kabar mengejutkan datang dari Ruben Amorim.…
PANDEGLANG — Dalam rangka mendukung program strategis nasional di sektor pertanian, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)…
JAKARTA – Libur panjang telah usai, dan pada Senin (5/1/2026), nadi ibu kota kembali berdenyut…