DPRD Kota Bekasi Perketat Pengawasan Harga Sembako Jelang Lebaran

Bekasi – Menjelang Hari Raya Idulfitri, pengawasan harga kebutuhan pokok di Kota Bekasi mulai diperketat. DPRD Kota Bekasi menegaskan akan mengambil langkah tegas jika ditemukan pedagang yang menaikkan harga sembako secara sepihak.
Pengawasan dilakukan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi melalui inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi, mulai dari pasar tradisional, minimarket hingga pusat perbelanjaan modern.
*Sidak Pasar untuk Pastikan Harga Tetap Stabil*
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied, mengatakan sidak dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.
Menurutnya, pemerintah pusat telah menjamin ketersediaan stok kebutuhan pokok, sehingga tidak ada alasan bagi pedagang untuk menaikkan harga secara tidak wajar.
“Saat ini kondisi normal. Stok sudah dijamin pemerintah. Jadi tidak seharusnya ada kenaikan harga, baik sebelum maupun selama Ramadan,” kata Muin, Kamis (5/3/2026).
Ia menegaskan DPRD bersama Disperindag akan terus memantau perkembangan harga di lapangan agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga.
*Pedagang yang Mainkan Harga Terancam Sanksi*
Muin mengingatkan pedagang agar tidak memanfaatkan momentum Ramadan untuk menaikkan harga kebutuhan pokok.
Menurutnya, kenaikan harga biasanya dipicu oleh kelangkaan barang akibat cuaca buruk atau gangguan distribusi. Namun jika stok tersedia, lonjakan harga dinilai tidak memiliki dasar.
“Kalau ada pedagang nakal, pasti akan ada sanksi dari Disperindag atas rekomendasi DPRD,” tegas politisi Partai Amanat Nasional tersebut.
*Pengawasan Dilakukan hingga Idulfitri*
Selain sidak lapangan, Komisi III DPRD Kota Bekasi juga menggelar rapat internal guna merumuskan strategi pengawasan harga selama Ramadan hingga Idulfitri.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terbebani kenaikan harga yang tidak wajar.
DPRD berharap kondisi pasar tetap terkendali sehingga warga Kota Bekasi dapat menjalani Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan lebih tenang.







