amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Dua Pasar Tradisional di Kota Serang Bakal Difungsikan

SERANG,- Dinas Koperasi Perdagangan Industri dan Usaha Kecil Menengah (Dinkopperindag UKM) Kota Serang berencana akan memfungsikan sejumlah pasar tradisional yang mangkrak. Kedua pasar tersebut yakni pasar Margaluyu di Kampung Jenggot, Kecamatan Kasemen, dan pasar Walantaka.

Sekretaris Dinkopperindag UKM Kota Serang Um Rochmat Hidayat mengatakan, pihaknya menargetkan sejumlah pasar tradisional tersebut kembali beroperasi pada tahun ini. “InsyaAllah jangan sampai melewati tahun 2022 kami fungsikan (pasar tradisional. Mudah-mudahan tidak ada halangan,” katanya, Selasa (5/10/ 2021).

Sebelumnya, lanjut Rohmat, para pedagang sempat menempati pasar Walantaka, namun hanya bertahan selama satu bulan. Mereka pun justru kembali berjualan di pasar yang lama. “Iya ditinggal pergi oleh masyarakat dan pedagang, tapi akan segera beroperasi kembali. Tentu tujuannya untuk perputaran perekonomian masyarakat setempat,” imbuhnya.

Selain pasar walantaka, lanjut Rachmat, ada beberapa pasar yang juga akan kembali difungsikan yakni pasar Banjasari di Kecamatan Cipocok Jaya. “Kemudian kami juga masih merapikan pasar Margaluyu, dan pemindahan pedagang dari Karangantu,” tuturnya.

Sementara itu, untuk pasar di Kecamatan Taktakan, akan membutuhkan waktu cukup lama untuk membenahinya. Sebab, kondisi bangunan pasar saat ini perlu dilakukan sejumlah perbaikan yang membutuhkan waktu sedikit lama.

“Kalau Taktakan memang kayaknya agak lama karena harus diperbaiki dulu,” ujar mantan Camat Taktakan tersebut.

Lebih lanjut, ia mengatakan jika nantinya para pedagang yang akan menempati pasar-pasar tersebut merupakan pelaku UMKM dari masing-masing kecamatan setempat. “Jadi kami manfaatkan pelaku UMKM di kecamatan, kami koordinasi dengan pihak kecamatan. Sudah ketemu juga dengan ketua UMKM Walantaka,” tandasnya. (Arr)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

1 minggu ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 minggu ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 minggu ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

2 minggu ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

2 minggu ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

1 bulan ago