Ini Penekanan Walikota Tangsel Jelang Nataru

SERPONG – Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Terpusat Lilin Jaya 2021 bertempat di Lapangan Mako Polres Tangerang Selatan, Kamis (23/12/2021)
Dalam amanatnya, Benyamin memberi beberapa penakanan untuk dipedomani guna mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas untuk memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban menjelang perayaan Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.
Pertama, petugas diminta menyiapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan yang maha esa.
Kemudian, lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.
Lalu, tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum Natal 2021 dan perayaan tahun baru 2022.
Walikota juga berpeean untuk melaksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system.
Kemudian, laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Kemudian, mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi,” katanya.
Lalu, ia juga mengimbau untuk tetap menjadi teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih.
Benyamin melanjutkan bahwa pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga menjadikan cenderung under estimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi dimasa pandemi covid 19 saat ini.
“kita harus lebih peduli, jangan sampai kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru menimbulkan kluster-kluster baru penyebaran covid 19,” ungkap Benyamin. (Ola)









