amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
PANDEGLANG – Jalan Kabupaten Mantap Betul (Jakamantul) merupakan program Pemerintah Kabupaten Pandeglang pada masa periode kedua Bupati Irna Narulita dan Tanto Warsono Arban.
Bukan saja mendukung peningkatan ekonomi, ternya jakamantul sangat mendukung program Gerakan Sarerea Lulus Sekolah (GSLS).
GSLS ini digagas oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang untuk menekan angka anak putus sekolah.
“GSLS ini merupakan program yang dibuat untuk mendukung agar anak mau sekolah, kita akan belikan mereka sepeda agar mau sekolah. Saya kira ini tepat karena akses jakamantul sangat membantu program kami,” demikian dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Sutoto saat melepas acara fun bike jakamantul, di Jalan Raya Rego Cadasari, Sabtu (12/8).
Menurut Sutoto, program Jakamantul memudahkan akses untuk ke sekolah. Disaat anak putus sekolah dengan alasan tidak ada transportasi untuk sekolah kita buat program GSLS.
“Karena jalan kesekolah sudah banyak yang bagus dari Jakamantul, anak – anak yang mau sekolah kita belikan sepeda dari program GSLS agar mereka mau sekolah,” ungkapnya.
Dijelaskan Sutoto, GSLS ini anggarannya tidak dibebankan kepada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pandeglang. Kata Sutoto, GSLS ini dananya dari donasi, dan siapapun bisa berpartisipasi untuk mendukung program ini agar anak bisa kembali sekolah.
“Nanti donasi itu akan diberikan kepada siswa yang putus sekolah atau rentan putus sekolah dalam bentuk sepeda untuk memotivasi mau sekolah, jika dalam bentuk uang dipakai bukan untuk sekolah,” ujarnya.
Langkah awal dari program GSLS dikatakan Sutoto, dari komunitas Gowes Monitoring Sekolah (GMS) bekerja sama dengan PGRI Cabang Cadasari menggelar fun bike jakamantul yang diikuti ratusan pelajar sekolah dasar se Kecamatan Cadasari.
“Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menumbuhkan karakter sehat, percaya diri dan peduli lingkungan sekitar dan semangat kesekolah,” tandasnya.
“Insya Allah kita launching program ini pada tangbal 17 agustus, ada 17 siwa yang rentan putus sekolah mendapatkan program ini,” sambungnya.
Kegiatan fun bike jakamantul dibuka oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang Asep Rafiudin. Bukan saja melepas, Asep Rafi juga ikut bersama anak kegiatan fun bike jakamantul dengan rute star dari Jalan Raya Rego memutar ke Kampung Calincing, Cadasari Sarabaya, Kampung Ciinjuk, dan finis di Kampung Baturjaya.
Asep Rafiudin sangat mendukung program ini. Menurut Asep ini program bagus akan mendorong semua pihak untuk perduli terhadap pendidikan.
“Dengan fasilitas sekolah dalam bentuk sepeda tidak ada alasan untuk tidak sekolah, ini meminimalisir angka putus sekolah,” katanya.
Selain itu, Asep juga berharap program ini akan mengetuk keperdulian semua pihak terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Pandeglang.
“Siapapun akan tersentuh jika berbicara pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa guna tercipta sumberdaya yang berkualitas,” pungkasnya. (red)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…