Jumlah Kasus Covid-19 di Serang Diklaim Menurun

SERANG,- Jumlah kasus positif Covid-19 di Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang diklaim saat ini jumlahnya menurun derastis. Bahkan saat ini pihak kelurahan tidak lagi mendapatkan laporan warga yang menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumahnya.
Diketahui sebelumnya jika Kelurahan Serang menjadi salah satu kelurahan yang tingkat penularannya cukup tinggi. Lurah Serang Samsuri mengatakan, sejak adanya penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), kasus Covid-19 di Kelurahan Serang turun drastis. Bahkan saat ini belum ada lagi laporan masyarakat yang menjalani isolasi mandiri.
“Alhamdulillah sudah turun (kasus covid-19). Sekarang sudah tidak ada lagi yang isoman,” katanya, Rabu (18/8/2021).
Samsuri mengatakan jika sebelumnya ada ratusan warganya yang terpapar Covid-19, dan rata-rata berada di perumahan padat penduduk. Bahkan hampir setiap RT selalu ada warga yang menjalani isolasi mandiri. Paling banyak terpapar Covid-19, berdasarkan laporan, dia mengungkapkan, ada di Perumahan Graha Asri, Taman Widya Asri, Ciracas, dan Puri.
“Itu yang paling banyak, dan memang banyak juga yang isolasi. Mereka terpapar banyaknya dari tempat kerja. Saya dapat laporannya seperti itu,” jelasnya.
Biasanya, dalam satu hari laporan kasus terpapar Covid-19 di Kelurahan Serang bisa mencapai belasan. Namun, sejak beberapa hari ke belakang dirinya tak lagi menerima laporan tersebut.
“Kan ada (laporan) dari puskesmas, sehari itu bisa belasan. Sekarang saya tidak dapat laporan lagi, katanya sudah tidak ada. Kalau pun ada, mungkin satu-dua saja,” tuturnya.
Lebih lanjut, mengenai bantuan bagi warga yang menjalani isolasi mandiri, dia menjelaskan, sudah disalurkan sejak ramainya peningkatan kasus Covid-19 di Kota Serang. Termasuk juga bantuan pangan berupa beras sebanyak lima kilogram dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Semua bantuan telah disalurkan kepada sekitar 90 lebih kepala keluarga (KK).
“Ada bantuan beras dari pemkot ukuran lima kilo. Saya bagikan ke penerima (bantuan) sekitar 90 KK lebih,” tandasnya. (Arr)








