amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Tanggerang – Berdasarkan kajian perkembangan covid-19 pada pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pertama percepatan penanganan covid-19 di wilayah Kabupaten Tangerang cendrung melambat dan stagnan pada bulan April 2020.
“Hasil kajian pada pada bulan April, data Covid-19 di Kabupaten Tangerang cendrung melambat dan stagnan,”ujar Bupati Tangerang A Zaki Iskandar, Selasa (04/05/20).
Saat ini, pihaknya akan lebih memfokuskan penanganan di 10 atau 12 kecamatan yang tertinggi kasusnya, tujuannya untuk lebih cepat memutus mata rantai penyebaran covid-19 seperti di Kecamatan Kelapa Dua, Pagedangan, Pasar Kemis, Curug, Kosambi dan lainnya.
“PSBB lanjutan kita tetap konsentrasi di 29 kecamatan tapi fokus lebih di 10 atau 12 kecamatan yang memiliki data penyebaran Covid-19 sangat tinggi,” katanya.
Zaki menambahkan, bahwa pada PSBB lanjutan pihaknya akan lebih tegas dalam penindakan pelanggar PSBB, dan pihaknya akan memberikan sanksi langsung kepada pelanggar PSBB.
“Pada PSBB lanjutan kita akan lebih tegas lagi terhadap pelanggaran PSBB, kita akan berikan sanksi humanis langsung di lokasi seperti push up atau squat jump,” ujar Zaki yang pimpin Kabupaten Tangerang selama dua periode ini.
Data Covid-19 di Kabupaten Tangerang per tanggal 4 Mei 2020, pukul 22.00 WIB, jumlah total 1060, terdiri dari ODP 644, PDP 330, dan pasien terkonfirmasi positif 86.
Untuk pasien terkonfirmasi positif terdiri dari sembuh 32, meninggal 6, pasien dalam pengawasan (PDP) 330: terdiri dari 245 PDP proses pengawasan, PDP Sembuh 83, PDP Meninggal 32; dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) 644, ODP Proses Pemantauan 183, ODP Sembuh 461.
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…
Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…