amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGERANG, – Mengenalkan dunia pertanian memang sebaiknya dilakukan sejak usia dini. Salah satunya, dapat dilakukan melalui pengenalan dan mengajarkan anak-anak usia sekolah mencintai dunia pertanian dalam bentuk agroeduwisata.
Seperti yang dilakukan puluhan anak TK Pertiwi, Kota Tangerang yang melakukan agroeduwisata ke lahan pertanian KWT Kenanga, RW 07, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Senin (15/11/21). Diketahui, ini menjadi kali pertama kunjungan dari anak-anak usia dini, yang biasanya KWT Kenanga manjadi wadah belajarnya kalangan mahasiswa atau universitas.
Ketua KWT Kenanga, Hanifa Bowo mengungkapkan dalam kegiatan agroeduwisata ini, anak-anak TWT Kenanga dikenalkan aneka sayur-mayur, edukasi menanam sayur hingga panen pakcoy hidroponik. “Dalam kegiatan ini, anak-anak dikenalkan dunia pertanian. Setidaknya, mereka senang dan betah dengan main tanah, bercocok tanam dan menikmati hasil panen,” ungkap Bowo.
Ia pun menjelaskan, KWT Kenanga memang dibangun tak sekadar untuk bercocok tanam ibu-ibu sekitar. Namun, KWT Kenanga dibangun untuk bisa digunakan atau dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas, tak terkecuali pada bidang pendidikan. “Pastinya kami terbuka untuk siapa pun, yang mau belajar di KWT Kenanga. Kita sama-sama belajar, kembangkan dunia pertanian Kota Tangerang salah satunya melalui KWT-KWT terbaik Kota Tangerang. Kami terbuka,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala TK Pertiwi, Nina Rahmawati menjelaskan ini menjadi kegiatan pertama di luar sekolah, setelah sekian lama sekolah online. Menginat, anak-anak sebagai penerus pembangunan pertanian, kita mulai dari pembangunan sebuah mental yang mencintai lingkungannya. “Kita bangun perilaku positif anak-anak dari dunia pertanian. Bagaimana pola atau cara berfikir mereka sejak usia dini, perlahan kita bangun lewat kegiatan agroeduwisata ini. Paling tidak, anak-anak refreshing setelah sekian lama diterjang pandemi covid-19,” tutupnya. (gus/red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…