Korban Banjir Dapat Pelayanan Kesehatan Gratis

SERANG,- Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) melakukan berbagai aksi kemanusiaan untuk membantu para penyintas banjir Banten. Salah satunya, dengan melayani kesehatan secara gratis.
Fatiroh, salah seorang warga Kampung Keganteran yang mendapatkan pelayanan kesehatan mengungkapkan bahwa dirinya mengalami pegal-pegal, batuk hingga demam setelah mengalami musibah banjir.
“Batuk, demam sama pegel pegel semua, yang lain pada masuk angin soalnya kan kemarin airnya sampe setengah meter di dalem rumah. Kalua di jalan sampe satu meter lebih. Tadi pagi – pagi udah beres – beres banyak lumpur, banyak barang barang yang basah dan kotor terendam air. Saya mengucapkan terima kasih sudah diberikan pelayanan kesehatan,” katanya, Jum’at (4/3/2022)
Lebih lanjut aksi Humanity FoodTruck di hari pertama memproduksi sebanyak 315 porsi makanan untuk dibagikan kepada masyarakat yang terdampak banjir di 2 titik. Pertama pendistribusian dilakukan di Kampung Sukajaya dan satu titik lainnya di Kampung Karang Sambung, Kecamatan Kasemen.
Fadhli, Komandan Posko ACT mengungkapkan bahwa hari ini akan ada pendistribusian paket makan yang telah diproduksi oleh Humanity FoodTruck untuk para penyintas banjir Banten serta ada aksi pelayanan kesehatan gratis.
“Alhamdulillah sejak kemarin Tim ACT bersama MRI, DERM hingga HMS sudah melakukan berbagai aksi kemanusiaan untuk para penyintas banjir Banten. Kalau hari ini sedang dilaksanakan pendistribusian paket makan gratis sebanyak 315 pak di 2 titik lokasi, serta Humanity Medical Services juga membersamai dengan pelayanan kesehatannya di Kampung Sukajaya, Kasemen. Kami juga melibatkan sekitar 40 relawan dalam berbagai aksi untuk banjir banten ini,” ungkap Fadli.
Fadli juga mengungkapkan bahwa masih ada beberapa aksi lain yang akan terus dilakukan Aksi Cepat Tanggap bersama Masyarakat Relawan Indonesia untuk para penyintas banjir, mengingat masih ada beberapa pemukiman di Kota Serang dan Pandeglang yang terendam banjir.
“Di Kampung Sukajaya air masih belum surut, sekitar 30 sampai 40 cm, masih banyak warga yang belum mendapatkan bantuan hingga hari ke 3 banjir. Kami berharap para dermawan bisa terus membersamai langkah kami untuk bisa memberikan bantuan terhebatnya melalui Aksi Cepat Tanggap, insyaAllah kami akan terus berikhtiar mengajak masyarakat untuk bersatu dalam menangani musibah banjir di Banten kali ini. Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan bantuan terbaiknya melalui kami,” pungkasnya. (red)






