amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Kondisi jalan Ki Sahal yang rusak parah dikeluhkan oleh banyak pihak, tak terkecuali Lurah Lopang, Sadeli. Hal tersebut lantaran kondisi yang telah berlangsung selama 15 tahun dan tak kunjung mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.
Sadeli menuturkan, jalan tersebut tidak tersentuh pembangunan selama 15 tahun. Menurutnya, lurah terdahulu sudah pernah mengajukan perbaikan kepada Pemkot Serang, namun ternyata belum ada kemajuan.
“Menurut keterangan warga, kerusakan jalan ini sudah terjadi sejak 15 tahun yang lalu. Jadi selama itu jalan ini memang tidak tersentuh pembangunan. Kalau kata lurah sebelumnya, dia pernah mengajukan. Tapi tidak kunjung ada perbaikan,” ujarnya saat ditemui di kantornya. Jumat (21/2/2020).
Sadeli mengungkapkan, pihaknya juga telah berupaya kembali untuk mengajukan perbaikan jalan rusak itu yang panjangnya kurang lebih 700 meter. Bahkan, ia juga mengajukan bantuan kepada Pemprov Banten agar jalan itu dapat dibangun.
“Sebelumnya saya sudah ajukan juga kepada DPRKP Kota Serang. Setelah diukur panjangnya, ternyata itu masuknya ke Bina Marga yang ada di PUPR. Dan sekarang belum tau bagaimana, makanya kami ajukan ke provinsi,” terangnya.
Sadeli menuturkan, pada saat dirinya pertama kali ditugaskan di Kelurahan Lopang, ia membayangkan kelurahan yang sudah cukup maju karena terletak di tengah kota. Namun ternyata hal itu tidak sesuai dengan ekspektasi dirinya.
“Jadi ketika saya mulai bertugas sekitar 9 bulan yang lalu, ternyata tidak seperti yang saya bayangkan. Bahkan warga juga protes mengenai jalan ini, katanya ini jalanan kok seperti kubangan kerbau. Makanya saya cuma berupaya agar ini bisa diperbaiki,” tandasnya.
Lebih lanjut Sadeli berharap agar pembangunan di Jalan Ki Sahal segera terealisas. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…