Maulidan di Kota Serang Dibatasi

Serang,- Di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengizinkan masyarakat Kota Serang untuk merayakan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Walikota Serang, Syafrudin mengatakan, pihaknya mengizinkan warga Kota Serang menggelar Maulid Nabi Muhammad namun dengan syarat penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.
“Pemkot Serang tidak melarang acara Maulid Nabi Muhammad di Kota Serang, hanya memang dalam keadaan pandemi sekarang ini dibatasi,” ujarnya, Senin (19/10/20).
Selain itu, lanjut Syafrudin, perayaan Maulid boleh dilaksanakan tapi jangan dibesar-besarkan seperti tahun-tahun sebelumnya dan masyarakat diharuskan memperketat protokol kesehatan sehingga masyarakat tetap sehat.
“Tradisi ngeropok maulid di Kota Serang sangat luar biasa ga bisa dicegah, jadi semua masyarakat ingin merayakan maulid nabi ini dengan panjang maulid atau ngeropok,” ujarnya.
Syafrudin mengatakan, banyak pesan dan makna terutama bagi umat Islam dalam Tradisi Maulid Nabi Muhammad, salah satunya untuk meningkatkan iman dan taqwa, kemudian juga untuk memicu kekompakan warga. “Jadi kalau seperti ini (Perayaan Maulid) terkesan warga itu kompak kerjasamanya luar biasa, jadi itu yang diambil dari hikmah maulid,” tandasnya.









