Meski Pandemi, MTQ Pandeglang Tetap Digelar Tanpa Penonton

PANDEGLANG – Lantaran semakin tingginya kasus Covid-19, pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke XXXVIII tingkat Kabupaten Pandeglang rencananya akan diselenggarakan pada Agustus di Kecamatan Carita. Kemungkinan besar acara tersebut bakal tanpa penonton.
“Kami pusatkan di Mutiara Carita, meskipun ditetapkanya Kecamatan Carita menjadi pusat penyelenggaraan MTQ bukan berarti Kecamatan Carita berstatus tuan rumah, karena dalam hal ini pelaksanaan MTQ tidak ada penetapan status tuan rumah,” jelas Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Pandeglang, Hadizt Muntaha saat menggelar Rakor LPTQ di Oproom Sekretariat Daerah, Jumat (18/6/2021).
Adapun jenis perlombaan yang dipertandingkan pada MTQ XXXVIII kali ini ada 5 cabang 9 golongan dan pelaksanaanya akan digelar pada tanggal 2 sampai 5 Agustus mendatang.
Hadizt mengatakan, mengingat penyelenggaraan MTQ kali ini dilaksanakan saat pandemi Covid-19 maka panitia akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, mulai dari jumlah peserta saat tampil, waktu peserta tampil hingga tidak adanya penonton saat kegiatan berlangsung.
“Teknis kegiatanya para peserta akan kami batasi, misalkan untuk acara pembukaan saja kita akan batasi satu kecamatan hanya diwakili beberapa orang saja, selain itu kita atur jam pelaksanaan masing-masing venue agar bergantian tidak ada tampil secara berbarengan, apalagi penonton masuk ke area MTQ, itu kami larang,“ tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang, Pery Hasanudin menyampaikan, pelaksanaan MTQ tahun ini tetap akan dilaksanakan, karena sudah menjadi agenda rutin Pemerintah Daerah tetapi pelaksanaanya disesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19.
“Teknis kegiatanya sudah kita atur, tidak ada mobilisasi massa, tidak ada pawai dan peserta yang hadir kita batasi, dan tentu saja penerapan protokol kesehatan diperketat,“ tambahnya. (red)






