amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Warga Kecamatan Kasemen, Kota Serang melangsungkan pernikahannya dengan unik pada momentum peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Yakni, menikah di tengah laut dan mengibarkan bendera merah putih.
Pelaksanaan pernikahan itu dilakukan oleh seorang warga lingkungan Karangantu, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Rtusan warga bahkan ikut mengantar dengan mengunakan puluhan perahu. Prosesi pengucapan akad nikah berlangsung sangat khidmat dan disambut suka cita oleh sanak saudara dan tamu undangan yang hadir.
Pasangan pengantin, Bambang Hermanto dan Lilis mengaku sengaja memilih satu 17 Agustus lantaran momen yang sangat sakral. Untuk itu mereka memilih waktu tersebut sebagai tanggal pernikahan mereka.
“Gini biar momennya itu unik dan sakral gitu ya,” katanya saat ditemui sesaat setelah melangsungkan akad nikah, Rabu (17/8/22).
Ia mengaku sengaja memilih lokasi yang berada di tengah teluk Banten agar momen bahagia mereka semakin berkesan dan tidak mudah dilupakan. Selain itu, pelaksanaan pernikahan di tengah laut sendiri memiliki filosofi yang dalam.
“Kita belajar dari sejarah bahwa nenek moyang kita itu seorang pelaut, jadi kita harus mengenal betul apa artinya laut,” pungkasnya.
bukan hanya menggelar prosesi akad nikah/ di tengah laut, mereka juga melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih yang dipimpin oleh oleh pasangan pengantin.
“Ada pengibaran bendera merah putih dan dilanjutkan pernikahan merah putih, ini hanya ada di karang antu,” jelasnya.
Sementara itu, Sultan Banten Ke-18, Ratu Bagus Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja mengapresiasi pelaksanaan acara pernikahan sekaligus pengibaran bendera merah putih yang dilaksanakan di teluk banten. Menurutnya pelaksanaan pernikahan itu sangat unik dan antusiasme warga juga sangat luar biasa.
“Sangat unik dan ini baru pertama kali dilaksanakan di sini, ada acara pernikahan dan juga pengibaran bendera yang dilaksanakan di tengah laut,” pungkasnya. (Arr)
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…
Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…