amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Musim Hujan, Banyak Anak-anak di Kota Serang Jadi Ojek Payung

SERANG,- Sejumlah anak-anak dan orang dewasa yang tinggal di sekitaran Mall of Serang (MoS) , lingkungan Kemang Kelurahan Penancnagan, Kecamatan Cipocokjaya Kota Serang memanfaatkan musim hujan untuk mencari pendapatan. Salah satunya dengan menjadi ojek payung bagi pengunjung.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat anak-anak dan orang dewasa sedang berbaris didepan pintu gerbang MoS sembari membawa payung. Mereka menawari setiap orang yang keluar dari MoS untuk menggunakan jasanya.

Melihat hal tersebut, Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin yang baru selesai menyaksikan penayangan perdana Film Yuni mendatangi para pengojek payung yang didominasi oleh anak-anak. Ia kemudian menanyai pendapatan menerka dalam sehari melakukan jasa ojek payung di MoS.

“Emang kalau hujan-hujan gini biasanya dapet uang berapa,” tanya nya dalam bahasa Jaseng, Kamis (9/12/2021).

Salah satu pengojek payung pun menyauti, “paling 40 ribu, paling banyak juga 50 ribu pak,” katanya.

Mendengan jawaban itu, Subadri kemudian meminta mereka untuk segera pulang lantaran banyak dari mereka yang telah basah kuyup akibat air hujan. Sebagai ganti penghasilan mereka di hari itu, ia pun membagikan uang 50 ribu kepada semua pengojek payung yang ada.

“Kasian si dede ini, udah basah kuyup takut masuk angin. Gina ya saya kasih uang, tapi semuanya habis itu langsung pulang ya,” katanya.

Saat di konfirmasi Rahma, bocah 9 tahun yang tinggal di kemang itu mengatakan jika dirinya sudah hampir setahun menggeluti profesi tersebut. “Sehari bisa mengumpulkan Rp 40 sampai Rp 50 ribu,” katanya.

Ia mengatakan, jika uang yang dikumpulkannya dari ojek payung bukan hanya digunakan untuk jajan saja. Akan tetapi juga untuk biaya sekolah dirinya. “Buat biaya sekolah,” tandasnya.

Sementara itu, warga asal ligkungan Kemang Kota Serang, Linah Rustianingsih (43) mendapat keberkahan saat musim hujan. Dia yang biasanya menjadi buruh tukang cuci dan setrika, kini saat musim hujan mendapatkan masukan tambahan dari ojeg payung. “Minimal bayar 5 ribu, sehari paling gede dapet 50 ribu,” tandasnya. (Arr)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

1 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

1 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

1 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

1 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

2 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

2 bulan ago