Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Resmi Tutup TMMD di Pandeglang

PANDEGLANG – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 secara resmi ditutup melalui upacara yang berlangsung khidmat di Kabupaten Pandeglang, Banten. Penutupan tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, dengan dihadiri sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, serta masyarakat setempat.
Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD, Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,” kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Kosasih menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit, pemerintah daerah, serta masyarakat yang telah berperan aktif dalam pelaksanaan TMMD ke-126.
“TMMD bukan hanya sekadar program fisik, tetapi juga bentuk pengabdian TNI untuk memperkuat ketahanan nasional melalui pembangunan di tingkat desa. Dengan semangat gotong royong, kita bersama-sama mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat,” ujar Pangdam.
Sementara itu, Bupati Pandeglang Hj. Rd. Dewi Setiani secara langsung menerima laporan hasil kegiatan TMMD ke-126 dari Dandim selaku Dansatgas TMMD. Dalam laporannya, disampaikan berbagai capaian yang telah terealisasi, baik berupa pembangunan infrastruktur seperti jalan desa, jembatan, dan sarana air bersih, maupun kegiatan non-fisik berupa penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, dan pelatihan pemberdayaan masyarakat.
Bupati Dewi Setiani menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada TNI yang telah membantu percepatan pembangunan di wilayah Pandeglang.
“Program TMMD ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan TNI terus berlanjut demi kemajuan bersama,” ucapnya.
Dengan ditutupnya kegiatan TMMD ke-126 ini, diharapkan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat dijaga dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan, sehingga semangat kebersamaan dan gotong royong tetap hidup di tengah-tengah warga.







