Pasien Isoman di Kota Serang Dapat Bantuan Sembako dan Obat-Obatan

SERANG,- Sejumlah masyarakat di Kota Serang yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) mendapatkan bantuan. Bantuan yang diberikan berupa sembako, obat-obatan dan vitamin yang disalurkan langsung ke rumahnya.
Bantuan disalurkan oleh pengurus DPD Partai Demokrat Provinis Banten sebagai bentuk kepedulian mereka kepada masyarakat yang tengah menjalani Isoman.
Berdasarkan pantauan di lokasi, para pengurus mendatangi satu-persatu rumah warga yang sedang menjalani isolasi mandiri. Salah satunya adalah masyarakat yang tinggal di Perumahan Banten Indah Permai (BIP) Kota Serang. Mereka kemudian diberikan bungkusan berisi paket sembako dan obat-obatan tradisional. Tak lupa mereka juga diberikan penjelasan mengenai cara mengkonsumsi obat-obatan tersebut.
Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten, Syahril Fauzi mengaku, dirinya bejerjasama dengan relawan sehati dan juga pokja wartawan Provinsi Banten terkait data masyarakat yang sedang melakukan Isoman.
“Untuk data masyarakat yang sedang isoman kita dapat informasi dari relawan Sehati dan kawan-kawan media dari Pokja wartawan Banten yang mennyampaikan ke kita,” katanya saat ditemui di BIP, Selasa (13/7/2021).
Menurutnya penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang tengah menjalani isolasi mandiri. Mereka ingin memberikan semangat dan memberi tahu bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Kita memberikan sedikit bantuan berupa sembako, obat-obatan dan ada vitamin kepada masyarakat yang sednag melakukan isolasi mandiri agar bisa terbantu walaupun tidak banyak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Syarif menjelaskan pada tahap pertama pihaknya telah menyiapkan sekitar 300 paket bantuan untuk masyarakan yang tengah menjalani Isoman. Untuk masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan sendiri dapat berkoodinasi dengan relawan sehati ataupun kader partai demokrat.
“Kita bertahap, sementara menyediakan sekitar 300 paket mungkin nanti sambil berjalan dari teman-teman yang lain yang perduli, karena kita membuka diri untuk masyarakat yang peduli pada masyarakat yang sedang isolasi mandiri. Setelah dari sini kita akan mendistribusikan ke baros dan juga rangkas,” ujarnya.
Sementara itu, Deden yang merupakan suami dari pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri mengatakan jika istrinya telah menjalani isolasi mandiri kurang dari dua minggu. Ia pun mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. “Terima kasih atas bantuannya. di keluarga yang kena istri saya aja, mudah-mudahan segera diberikan kesembuhan,” jelasnya.
Lebih lanjut Deden mengeluhkan sulitnya mendapatkan obat-obatan selama istrinya menjalani isolasi mandiri. Selain obat-obatan, dirinya juga mengaku sulit mendapatkan oksigen.
“Yang sulit ketika isoman mencari obat untuk sesak nafas, obat untuk covid terus oksigennya juga susah. Sudah keliling di apotek di Kota Serang cuman susah ga dapat, paling kita ke tempat perawatan covid kalau tidak dapat obat. itu jalan terakhirnya,” pungkasnya. (Arr)









