Pemkot Serang Bakal Beri Bantuan Korban Kecelakaan Odong-odong

SERANG,- Korban kecelakaan maut antara mobil odong-odong dan kereta api telah dimakamkan di TPU Cibetik, Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Para korban dimakamkan setelah disolatkan oleh masyarakat.
Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin yang hadir ke kampung Cibetik, mengucapkan bela sungkawanya atas kecelakaan maut yang terjadi. Pihaknya akan melakukan pemeriksaan kepada seluruh kendaraan odong-odong yang beroperasi di wilayah Kota Serang.
“Kita melalui dinas terkait mendata kendaraan odong-odong yang ada di kota serang agar pemerintah memiliki data terkait kendaraan yang layak beroprasi ataupun tidak,” jelasnya, Selasa (26/7/22).
Ia menilai jika musibah yang terjadi bukan sematan-mata karena musibah, melainkan ada faktor yang membuat kejadian itu terjadi. “Mulai dari tidak adanya palang pintu hingga kondisi-kondisi lain dari mobil odong-odong itu sendiri,” jelasnya.
Ia mengatakan, dampak dari kecelakaan tersebut sangat dasyat. Tercatat krban luka ringan ada 16 orang dirawat di puskesmas Pamatang, luka berat ada 9 orang, empat orang keritis.
“9 orang meninggal dunia, total ada sekitara 32 orang yang menjadi korban,” jelasnya.
Ia mengatakan jika Pemkot Serang hadir untuk meringankan beban korban yang terkena musibah. “Tentunya mulai dari prosesi di rumah sakit, pengantaran jenazah semuanya telah tanggung pemerintah,” imbuhnya.
Selain itu, termasuk pemkot juga akan menjamin agar bantuan dari Jasa Raharja dapat terkafer oleh Jasa Raharja. (Arr)






