Pemkot Serang Diminta Tanggung Kebutuhan Warga Isoman dan Pedagang Kecil

SERANG,- Pemkot Serang diminta untuk menanggung kebutuhan masyarakat yang tengah mejalani isolasi mandiri dan menjamin kebutuhan para pedagang kaki lima yang terdampak akibat kebijakan PPKM darurat. Terlebih saat ini banyak warga Kota Serang yang melakukan isolasi mandiri dikarenakan penuhnya rumah sakit.
Hal itu disampaikan Wakil ketua DPRD Kota Serang, Hasan Basri. Ia meminta agar Pemkot Serang secepatnya melakukan pergeseran anggaran pada APBD murni tahun 2021 agar bisa dianggarkan untuk membantu warga Kota Serang yang tengah melakukan isolasi mandiri akibat covid19.
“Banyak warga kota serang bergejala ringan yang memilih isolasi mandiri karena covid19 dirumah masing – masing. Mereka memilih isolasi mandiri dari pada harus dirawat dirumah sakit karena rumah sakit rujukan covid19 di Kota Serang hampir semua penuh,” katanya, Rabu (14/7/2021)
Saat isolasi mandiri, lanjut Hasan, umunnya masyarakat tidak mendapatkan bantuan dari pemeritah. Mereka hanya mengandalkan bantuan solidaritas dari para tetangga ataupun pengurus RT maupun RW yang berada di lingkungan masing-masing.
“Mereka yang menjalani isolasi mandiri selama 14 hari itu kan harus makan dan minum, ini akan lebih baik kalau ada pergeseran utnuk menangani mereka,” jelasnya
Selain warga yang menjalani isolasi mandiri, Lanjut Hasan, para pedagang kecil yang terdampak akibat kebijakan PPKM darurat juga harus mendapatkan bantuan dari pemerintah. Apalagi jika ada wacana dari pemerintah pusat untuk memperpanjang PPKM Darurat.
“Utamanya unutk penanganan kesehatan, di dinkes dan Dinsos. Selebihnya tentu harus ada perbaikan ekonomi ya, karena sekarang ini, UMKM terutama banyak yang gulung tikar,” tandasnya.
Menanggapi hal itu, Walikota Serang Syafrudin mengaku akan memberikan bantuan sosial kepada warganya yang tengah menjalani Isoman dan pedagang kaki lima yang terdampak. “Bansos sebenarnya kita sudah ada, baik dari Perindakop maupun Dinsos. Tapi dengan kondisi saat ini kita akan refocusing. Mudah-mudahan Pemkot bisa membantu,” jelasnya
Untuk pergeseran anggaran sendiri, lanjut Syafrudin, itu bisa dilakukan dengan cepat asalkan sesuai dengan kebutuhan Pemkot Serang. “Yang penting sesuai kebutuhan. Itu nanti urusannya pak Sekda TAPD,” imbuhnya.
Lebih lanjut untuk penerima pihaknya akan mengutamakan bagi masyarakat yang terjangkit virus Covid-19. “Itu nanti sesuai rapat Forkopimda nanti ya. Yang menerima nanti ada beberapa seperti yang menderita Covid, yang membutuhkan dan kemudian ada pedagang yang terdampak itu juga yang akan menjadi tanggungan,” tandasnya. (Arr)









