amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang – Meskipun Pemkot Serang sudah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Pemkot Serang malah meniadakan cek poin. Hal tersebut lantaran cek poin dinilai sudah tidak efektif lagi.
Wali Kota Serang Syafrudin menilai, pelaksanaan cek poin beberapa waktu yang kalau dinilai tidak efektif lantaran hanya melakukan pembatasan orang untuk masuk. “Kalau saya berpendapat, lebih baik kami memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan,” katanya, Senin (28/09/20)
Syafrudin mengungkapkan, pihaknya berencana untuk menggeser anggaran pelaksanaan cek poin untuk proses tracking dan juga penyemprotan wilayah-wilayah yang terpapar. “Untuk anggaran cek poin itu kita alihkan ke tracking kemudian penyemprotan di tempat-tempat yang terpapar,” jelasnya.
Syafrudin mengatakan, saat ini jumlah masyarakat yang telah di swab tes di kota Serang masih dibawah standar yang ditentukan oleh WHO. “Dari total 6.800 jiwa an yang harus di swab, sekarang baru 5 ribu. Jadi sedikit lagi,” imbuhnya
Lebih lanjut, Syafrudin meminta agar masyarakat senantia menjaga protokol kesehatan, agar angka penyebaran covid-19 di Kota Serang dapat ditekan. “Kuncinya ada di masyarakat, jadi kalau masyarakatnya tidak mentaati protokol kesehatan justru akan meningkat,” pungkasnya. (Arr)
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…
Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…