amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Belasan rumah warga di lingkungan Rau Timur, RT 02 RW 18, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang terendam banjir hingga setinggi 70 CM. Banjir terjadi karena kapasitas sungai tidak mampu menampung debit air hujan sejak, Senin (13/09/2021) malam.
Menurut warga setempat, Rohanah menjelaskan banjir terjadi Selasa (14/09/2021) pagi sekitar 02.00 pagi. “Pokoknya karena kali nya kecil, terus kepenuhan tumpah airnya.Jadi ga ada pembuangan airnya. Masuk ke rumah,” katanya saat ditemui di Rumahnya.
Dia berasam warga sekitar bergegas mengamankan masing-masing barang agar tidak terendam banjir. “Semalam tidak tidur, pas udah mindahin barang-barang kita pergi ke rumah tetangga yang posisi rumahnya lebih tinggi dan ga kena banjir,” imbuhnya.
Ia juga mengeluhkan, jika banjir sering terjadi diwilayahnya ketika musim penghujan tiba. Bahkan ketinggiannya bisa mencapai 1 meter lebih. “Saya disini dari tahun 2000, belum banjir waktu itu. Nah pas tahun 2002 mulai banjir, sampe sekarang tidak pernah tertangani,” jelasnya.
Dia meminta agar pemerintah normalisasi sungai agar kejadian banjir tidak terulang kembali. “Bisa di lebarin atau di dalemin, biar bisa nampung air kalau hujan,” pungkasnya.
Warga lainnya Suryadi, juga meminta agar pemkot serang segera memperbaiki sistem drainase yang di Kelurahan Cimuncang. “Inginnya sih pemerintah turun tangan untuk benerin irigasinya,” tandasnya. (arr/red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…