amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Sebanyak 300 pedagang daging yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Pedagang Daging (Gappenda) Provinsi Banten berencana akan melakukan mogok berjualan selama lima hari. Hal tersebut menyusul naiknya harga daging sapi dari perusahaan penggemukan sapi.
Ketua Gappenda Provinsi Banten, Aeng Khaerul Zaman mengatakan, para pedagang mengaku merasa keberatan lantaran harga daging sapi yang dinilai cukup tinggi. “Engga dagang dulu, nanti kita berusaha audiensi dulu ke DPRD 5 hari, jadi Jumat, Sabtu, Minggu, Senin, Selasa, hari Rabu kita beraktifitas kembali,” ujarnya saat ditemui di pasar induk Rau, Kamis (21/01/21).
Aeng mengatakan, pedagang yang biasanya menjual 110 ribu per kilogram kepada konsumen kini harus menaikan harga lantaran harga beli dari Developer atau perusahaan penggemukan sapi harganya sudah naik
“Sekarang ini 120 per kilogram daging ngejualnya, itupun 120 belum tentu kita bisa untung, kita hanya untuk bertahan saja untuk tidak menghilangkan langganan, mestinya sih hari ini dengan harga seperti itu harus 125,” jelasnya.
Aeng mengatakan, pihaknya akan berusaha melakukan audiensi dengan DPRD Provinsi Banten terkait kenaikan harga yang terjadi. “Tapi kita belum bisa menentukan kembali berapa jual harganya, nanti kita bahas hari Senin. Kalau umpama ada penurunan berarti kita akan menurunkan harga jual, kalau memang stagnan seperti sekarang ini ya kita juga akan menaikan harga, kemungkinan besar sampe 120 belinya, nanti kita jual 125-130,” imbuhnya.
Lebih lanjut aeng mengatakan jika para pedagang sudah siap dengan segala konsekuensi yang akan diterima, salah satunya tidak akan adanya pemasukan, namun, pilihan aksi mogok menurut mereka sudah berdasarkan pertimbangan yang matang.
“Konesikuensinya seperti itu kalau kita tidak berjualan berarti sumber pendapatan kita menurun. Tapi kalau kita berjualan justru tambah bangkrut,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…